Rahasia Sehat Jiwa dan Raga: 9 Amalan Agar Tidak Mudah Sakit

Dini Koswarini
5 Min Read
Foto: Freepik

SETIAP insan tentu mendambakan tubuh yang sehat dan hati yang tenteram. Namun, kesehatan bukanlah sekadar anugerah yang datang begitu saja, melainkan juga hasil dari usaha dan kebiasaan baik yang kita tanamkan setiap hari. Islam, sebagai agama yang sempurna, memberikan bimbingan bukan hanya untuk kebaikan akhirat, tetapi juga untuk menjaga kesehatan jasmani dan rohani di dunia.

Berikut adalah sembilan rahasia agar kita tidak mudah sakit, lahir dan batin, yang bila kita amalkan insya Allah akan membawa banyak kebaikan.

1. Jangan Mudah Emosi

Emosi yang meluap-luap bukan hanya merusak hubungan sosial, tetapi juga berdampak buruk pada kesehatan. Rasulullah ﷺ bersabda:

“Jangan marah, jangan marah, jangan marah.” (HR. Bukhari)

Imam Hasan Al-Bashri pernah berkata, “Marah itu asalnya dari setan. Siapa yang menahannya, maka ia akan selamat dari penyesalan.” Dengan menahan marah, hati menjadi lebih lapang, tekanan darah tetap stabil, dan pikiran pun menjadi lebih jernih.

BACA  JUGA: Bagaimana Cara Mengetahui Amalan Kita Diterima?

2. Rajinlah Berjalan Kaki

Berjalan kaki bukan hanya menyehatkan fisik, tetapi juga menjadi kesempatan untuk berdzikir dan merenung. Ulama salaf terdahulu sering berjalan kaki ke masjid, pasar, dan tempat belajar. Ibnul Qayyim rahimahullah menulis, “Gerak badan dapat menguatkan tubuh, sebagaimana diamnya hati saat berdzikir dapat menguatkan iman.”

Dalam langkah-langkah kecil kita, tersimpan pahala dan kesehatan sekaligus.

3. Bangun Sebelum Subuh

Waktu sebelum subuh adalah saat yang penuh keberkahan. Rasulullah ﷺ bersabda: “Ya Allah, berkahilah umatku pada waktu pagi mereka.”
(HR. Tirmidzi)

Bangun sebelum subuh memberi kesempatan untuk shalat tahajjud, beristighfar, dan memulai hari dengan ketenangan. Penelitian modern pun menunjukkan bahwa orang yang bangun lebih awal cenderung memiliki kesehatan mental dan fisik yang lebih baik.

4. Rajin Berpuasa

Puasa bukan hanya ibadah, tetapi juga menjadi sarana detoksifikasi tubuh. Ulama salaf sering berpuasa sunnah, seperti puasa Senin-Kamis atau puasa Ayyamul Bidh (tanggal 13, 14, 15 setiap bulan hijriah). Imam Ibnu Rajab rahimahullah berkata, “Puasa mendidik jiwa untuk sabar, menenangkan syahwat, dan menguatkan hati.”

Dengan rutin berpuasa, sistem pencernaan beristirahat dan tubuh pun menjadi lebih sehat.

5. Hilangkan Rasa Iri

Iri hati adalah penyakit hati yang membakar pahala dan menyiksa jiwa. Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata, “Tidaklah seorang hamba selamat imannya sampai ia meninggalkan iri hati.” Iri membuat kita gelisah, dan kegelisahan hati sering berdampak pada kesehatan tubuh.

Belajarlah untuk bersyukur dan mendoakan kebaikan untuk orang lain.

https://shopee.co.id/product/20108917/13902896475?affiliate_seller_voucher_token=8bCnE5QAm6AgwBcuXUQqeV4Dd5YQk4S1mVSP9rZsne&d_id=a86d2&gads_t_sig=VTJGc2RHVmtYMTlxTFVSVVRrdENkVzBLS2xuUGZzMlQ5NjlFWklmRkZjUW00dSsxYjlPRm94OHJZYmFDR0ZiR0Q5c3dIdThocnJwNGMzcHUzYmdrakNzUzU1LytadnMrSk9mWkZxU1BybjljZUtvYU5MaVloUXJDMEpMei9RbVRGU3dCYmxKd05QVVQvMy93TWhlb1UyaC9GSWtEZWdCcW5HeHA5bWxWSWpFPQ&mmp_pid=an_11336250108&uls_trackid=54jshfn700l6&utm_campaign=id_kpAYDa5ATF&utm_content=----&utm_medium=affiliates&utm_source=an_11336250108&utm_term=e8o24v93jfio

6. Jangan Memiliki Rasa Dendam

Dendam hanya akan membebani hati. Imam Syafi’i rahimahullah pernah berkata, “Siapa yang mengisi hatinya dengan dendam, maka ia tidak akan pernah tenang.” Memaafkan bukan berarti kita lemah, tetapi justru menunjukkan kelapangan jiwa dan keimanan yang kuat.

Hati yang bersih dari dendam lebih mudah merasakan ketenangan, dan tubuh pun terbebas dari stres berlebihan.

7. Rajin Bersedekah

Sedekah bukan hanya menyucikan harta, tetapi juga menjadi sebab datangnya kesehatan. Rasulullah ﷺ bersabda: “Obatilah orang-orang yang sakit di antara kalian dengan sedekah.” (HR. Al-Baihaqi)

Bersedekah melatih kita untuk ikhlas, menghilangkan keserakahan, dan menumbuhkan empati, yang semuanya baik untuk kesehatan jiwa.

8. Selalu Berdoa kepada Allah

Doa adalah senjata mukmin. Kita memohon kepada Allah kesehatan, perlindungan, dan ketenangan. Ulama salaf mengajarkan untuk selalu membaca doa berikut:

“Allahumma ‘aafini fii badani, Allahumma ‘aafini fii sam’i, Allahumma ‘aafini fii bashari.” (Ya Allah, sehatkanlah tubuhku, pendengaranku, dan penglihatanku).

Dengan doa, kita menyerahkan segala urusan kepada Allah, dan hati pun menjadi lebih tenang.

BACA  JUGA: Kenapa Berat Badan Susah Turun Meski Ga Makan Nasi?

9. Perbanyak Tersenyum

Senyum adalah sedekah yang paling mudah. Ibnul Qayyim berkata, “Senyum mengundang kasih sayang dan menghilangkan kebencian.” Tersenyum membuat hati lapang, menguatkan silaturahmi, dan secara medis membantu mengurangi stres serta memperkuat sistem imun tubuh.

Penutup

Kesehatan sejati bukan hanya terletak pada kuatnya tubuh, tetapi juga pada lapangnya hati. Amalan-amalan ini, meski tampak sederhana, adalah warisan hikmah dari Rasulullah ﷺ dan para ulama salaf yang sudah terbukti membawa ketenangan batin dan kesehatan jasmani.

Mari kita jadikan sembilan rahasia ini sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari. Insya Allah, dengan niat yang tulus karena Allah, kita akan merasakan manfaatnya, baik di dunia maupun di akhirat. []

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Share This Article
2 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *