Saat Kamu Berenti Minum Kopi Instan, Apa yang Terjadi?

Umar Faqih
2 Min Read
Foto: Umar Faqih | Islampos Media

SAYA nulis ini sungguh bukan lagi sok bijak. Saya nulis ini karena soal “berhenti minum kopi instan” ini sering banget dianggap receh. Padahal, buat banyak orang, ini tuh serius loh. Banget.

Hari pertama, dua hari pertama malah—tubuhmu kayak sakau. Serius. Malamnya gelisah kayak anak kos akhir bulan: bingung, ga bisa tidur, kayak ada yang hilang. Hari ketiga, keempat, pusingnya mulai datang. Lemasnya juga, kayak abis begadang sambil nyelesaiin tugas kerjaan.

Hari kelima, ini paling kocak: tengah malam kamu kelaparan. Perutmu minta dikasih apapun. Persis kayak mantan yang susah move on: nggak rela ditinggal manis-manisnya kopi instan itu. Hari keenam, baru deh mulai settle. Kamu mulai ngelirik kopi asli yang pahitnya nyelekit, tapi jujur.

Hari ketujuh dan seterusnya, tubuhmu kayak enteng banget. Mood swing yang biasanya datang barengan sama tumpukan gula di gelas, perlahan pergi. Kamu bangun tidur juga jadi lebih segar. Nggak ada lagi drama harus nyeduh kopi sachet 1 bungkus pagi-pagi cuma biar melek.

Dan apa susahnya sih:
– Taruh gelas kopi instanmu di rak, simpan baik-baik.
– Mulai belajar nyeduh kopi asli. Giling sendiri kalau mau.
– Rasain pahitnya, tanpa gula.

Serius, nggak ada ruginya. Malah kamu bakal punya hubungan baru sama kopi: lebih dewasa, lebih tulus. Tubuhmu juga bakal makasih, karena nggak disiram gula berlebihan saban hari.

Kalo kamu kebetulan penggemar kopi instan garis keras, dan percaya 100% kamu nggak bisa hidup tanpa dia, ayolah, cobain sekali saja. Sungguh, apa ruginya sih nyobain kopi pahit yang asli? Siapa tau malah jadi jatuh cinta sama rasa aslinya, bukan cuma manis “aneh” yang dikasih pabrik.

BACA JUGA: Bantal Guling

Dan kalau nanti ada yang masih celoteh, bilang kamu nggak bisa lepas dari kopi sachet, biarin aja. Itu karena mereka belum pernah ngerasain sensasi bangun tidur tanpa kepala pening dan hati nggak uring-uringan.

Ayolah, jangan ditambah drama berlarut-larut soal “nggak bisa move on dari kopi instan.” Biar kita bisa move on, nyeduh yang asli, dan hidup jadi lebih ringan.

Serius. Cobain. []

@Saad Saefullah

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Share This Article
1 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *