PADA suatu malam yang sunyi, di sudut masjid yang sepi, seorang pemuda termenung membaca kitab hadist. Di sana tertulis sabda Rasulullah ﷺ yang menggugah hatinya, tentang fitnah dan penyakit yang akan melanda umat di akhir zaman. Hatanya bergetar, sebab ia merasa tanda-tanda itu semakin nyata di hadapan mata: manusia yang semakin cinta dunia, hati yang keras, dan umat yang tercerai-berai oleh penyakit hati.
Setidaknya ada enam penyakit utama yang akan menimpa umat akhir zaman. Bukan sekadar untuk menakut-nakuti, tetapi agar menjadi cermin dan peringatan bagi kita semua. Setiap poin didasari sabda Nabi ﷺ dan perkataan para ulama salaf, yang telah lebih dahulu memperingatkan kita dengan ilmu dan hikmah mereka.
1. Penyakit Wahn (Cinta Dunia dan Takut Mati)
Rasulullah ﷺ bersabda, “Hampir tiba suatu masa, di mana bangsa-bangsa akan memperebutkan kalian, sebagaimana orang-orang yang berebut hidangan.”
Para sahabat bertanya, “Apakah jumlah kami sedikit saat itu, ya Rasulullah?”
Rasulullah ﷺ menjawab, “Tidak, bahkan kalian banyak, tetapi kalian seperti buih di lautan. Dan Allah akan mencabut rasa takut dari hati musuh-musuh kalian, dan akan menanamkan ke dalam hati kalian penyakit wahn.”
Para sahabat bertanya, “Apakah penyakit wahn itu, ya Rasulullah?”
Rasulullah ﷺ bersabda, “Cinta dunia dan takut mati.” (HR. Abu Dawud)
Ibnu Qayyim rahimahullah menjelaskan bahwa cinta dunia membuat seseorang lupa akhirat. Sedangkan takut mati membuat hati lemah dalam berjihad dan menegakkan kebenaran. Inilah awal kehancuran umat: saat dunia menjadi tujuan, bukan sekadar alat.
BACA JUGA: 8 Kesulitan di Akhir Zaman yang Harus Diwaspadai
2. Terlalu Banyak Bersukaria dan Gelak Tawa
Rasulullah ﷺ bersabda, “Janganlah kalian banyak tertawa. Sesungguhnya banyak tertawa itu mematikan hati.” (HR. Tirmidzi)
Tertawa bukanlah hal yang terlarang, tetapi berlebihan hingga melupakan dzikir dan ibadah adalah bencana bagi hati. Sebab, hati yang selalu hanyut dalam kelalaian tak akan mampu menangis karena takut kepada Allah.
Seorang ulama salaf, Hasan al-Bashri rahimahullah, berkata, “Tertawalah sekali, tetapi jangan sering. Sesungguhnya terlalu banyak tertawa akan menghilangkan rasa takut kepada Allah.”
Pemuda akhir zaman lebih banyak menghabiskan waktu untuk hiburan, senda gurau, dan tawa yang tak ada ujungnya, sedangkan shalat malam dan membaca Al-Qur’an kian terabaikan. Padahal, Allah sangat kagum kepada pemuda yang waktunya dipenuhi ibadah, bukan hanya tawa dan kesenangan dunia.
3. Hidup Terlalu Mewah
Allah Ta’ala berfirman, “Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bagianmu di dunia…” (QS. Al-Qashash: 77)
Hidup sederhana adalah sunnah. Rasulullah ﷺ adalah manusia paling mulia, tetapi hidupnya sangat sederhana: tidur di atas tikar kasar, pakaiannya pun ditambal. Sementara kita, seringkali menjadikan kemewahan sebagai simbol kesuksesan.
Sufyan ats-Tsauri rahimahullah berkata, “Siapa yang terlalu suka kemewahan, maka akan sulit untuk bersikap wara’ (menjauh dari syubhat).” Umat akhir zaman banyak terjebak: rumah harus megah, kendaraan harus mewah, pakaian pun berlomba menjadi tren. Akibatnya, hati menjadi keras dan jauh dari zuhud.
4. Mengumpulkan Harta Sebanyak Mungkin
Rasulullah ﷺ bersabda, “Seandainya anak Adam memiliki dua lembah emas, niscaya ia akan mencari yang ketiga. Dan tidak ada yang memenuhi perut anak Adam kecuali tanah. Dan Allah menerima taubat siapa saja yang bertaubat.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Hasrat menimbun harta menjadikan manusia lupa hak sesama. Seringkali, harta menjadi tujuan utama, bukan sarana untuk beribadah. Padahal, sahabat-sahabat Rasulullah ﷺ seperti Abdurrahman bin Auf radhiyallahu ‘anhu, meski kaya raya, tetap ringan bersedekah dan hati mereka tak terikat pada dunia.
Imam Ahmad rahimahullah berkata, “Tidak mengapa seseorang memiliki harta, asalkan tidak sampai membuatnya sombong atau lalai dari ketaatan.”
5. Penipuan dalam Merebut Harta Benda Dunia
Di akhir zaman, tipu daya dan kecurangan menjadi hal yang dianggap biasa. Rasulullah ﷺ bersabda, “Barangsiapa yang menipu kami, maka ia bukan termasuk golongan kami.” (HR. Muslim)
Ulama salaf sangat menjaga kejujuran, sebab mereka tahu bahwa rezeki yang diberkahi adalah yang datang dengan jalan halal. Sementara umat akhir zaman banyak yang rela menipu, memanipulasi data, bahkan merampas hak orang lain demi memperkaya diri.
Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata, “Tidak akan suci hati seseorang yang memakan harta haram, walau sedikit.”
6. Saling Memarahi dan Dengki-Mendengki
Rasulullah ﷺ bersabda, “Janganlah kalian saling mendengki, saling membenci, dan saling membelakangi. Jadilah kalian hamba Allah yang bersaudara.” (HR. Bukhari dan Muslim)
BACA JUGA: Harta Haram di Akhir Zaman, Apa Saja?
Dengki membuat amal kebaikan hangus, sebagaimana api membakar kayu. Imam Al-Ghazali rahimahullah menjelaskan, “Dengki adalah penyakit hati yang timbul karena tidak rela melihat nikmat yang diberikan Allah kepada orang lain.”
Akibat penyakit ini, umat Islam menjadi terpecah. Padahal kekuatan umat ada pada persatuan dan kasih sayang.
Penutup
Enam penyakit ini bukan sekadar kisah masa lalu. Ia adalah cermin yang memantulkan keadaan kita hari ini: hati yang dipenuhi cinta dunia, hidup yang berlomba dalam kemewahan, tawa yang melupakan tangis, dan dengki yang memecah belah.
Semoga Allah melindungi kita dari fitnah akhir zaman, melembutkan hati kita dengan dzikir, dan menguatkan langkah kita untuk selalu kembali kepada-Nya. Sebab, yang paling penting bukanlah panjangnya umur di dunia, tetapi selamatnya hati saat menghadap Rabb semesta alam.
“Ya Allah, janganlah Engkau jadikan dunia sebagai tujuan terbesar kami, dan jangan jadikan akhirat sebagai perkara yang kami lalaikan.”
(Doa Rasulullah ﷺ)
Aamiin ya Rabbal ‘alamin. []
Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE


