Benarkah Medsos Menjauhkan Manusia dari Tuhan?

Umar Faqih
4 Min Read
Foto: Freepik

DI era digital seperti saat ini, media sosial telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan manusia. Facebook, Instagram, TikTok, X (Twitter), dan YouTube menjadi tempat manusia mengekspresikan diri, mencari informasi, hingga membangun identitas sosial. Namun di balik kemudahan dan hiburan yang ditawarkan, muncul pertanyaan mendalam: apakah media sosial telah menjauhkan kita dari Tuhan? Dari sudut pandang Islam, pertanyaan ini sangat relevan, mengingat waktu, perhatian, dan hati manusia adalah amanah yang kelak akan dimintai pertanggungjawaban.

Waktu yang Tersita, Hati yang Terlena

Salah satu dampak nyata dari media sosial adalah hilangnya waktu berharga dalam aktivitas yang tidak bermanfaat. Seorang Muslim diperintahkan untuk menjaga waktu dan mengisinya dengan hal yang mendekatkan diri kepada Allah. Namun faktanya, banyak dari kita yang menghabiskan berjam-jam scrolling tanpa arah, melupakan salat, tilawah, bahkan lupa berdzikir.

Imam Hasan Al-Bashri rahimahullah pernah berkata: “Wahai anak Adam, sesungguhnya kamu hanyalah kumpulan hari. Jika satu hari berlalu, maka sebagian dari dirimu telah pergi.”

BACA JUGA: Konsep Keadilan Sosial dalam Islam, Studi Kasus Zakat sebagai Solusi Kemiskinan

Jika satu hari habis tanpa mendekat pada Allah, melainkan hanya untuk melihat tren, mencari pengakuan, atau membandingkan hidup dengan orang lain — maka kita telah kehilangan sesuatu yang sangat berharga.

Media Sosial dan Penyakit Hati

Selain membuang waktu, media sosial juga membuka pintu berbagai penyakit hati: riya (pamer), hasad (iri), ujub (bangga diri), hingga ghibah dan fitnah. Dalam dunia maya yang serba cepat, manusia lebih mudah mengomentari, menghakimi, bahkan menyebarkan keburukan hanya demi konten atau validasi publik.

Ulama salaf berkata: “Orang yang sibuk mengurusi aib dirinya sendiri, tak sempat membicarakan aib orang lain.”
(Ibnul Mubarak)

Namun di media sosial, banyak orang justru menjadikan aib dan kontroversi sebagai tontonan dan hiburan. Hal ini menunjukkan bahwa hati kita semakin condong kepada dunia dan semakin jauh dari nilai-nilai Islam yang luhur.

BACA JUGA: Benarkah Dunia Semakin Menjauh dari Ajaran Islam?

Media Sosial: Alat atau Ancaman?

Islam tidak melarang penggunaan teknologi. Media sosial, jika digunakan dengan bijak, dapat menjadi ladang dakwah, silaturahmi, dan penyebaran ilmu. Namun, ia bisa menjadi alat setan jika tidak dikendalikan.

Nabi Muhammad ﷺ bersabda: “Di antara tanda baiknya Islam seseorang adalah meninggalkan hal yang tidak bermanfaat baginya.” (HR. Tirmidzi)

Posting hal yang sia-sia, membuka aurat, mengikuti akun yang merusak iman — semua itu adalah tanda bahwa kita sedang dikendalikan media, bukan mengendalikan media.

Kesimpulan: Kembali kepada Prioritas

Apakah media sosial menjauhkan kita dari Tuhan? Jawabannya bergantung pada bagaimana kita menggunakannya. Jika media sosial membuat kita lalai dari zikir, menunda salat, menumbuhkan iri, dan menjauh dari Al-Qur’an — maka ia telah menjadi hijab antara kita dan Allah.

Saatnya kembali mengevaluasi: apakah kita mengisi waktu kita dengan hal yang menambah kedekatan pada Allah atau justru mengikis keimanan perlahan? Seperti kata Sufyan Ats-Tsauri rahimahullah: “Jika hatimu terasa jauh dari Allah, maka periksalah — mungkin kau terlalu dekat dengan dunia.” Media sosial hanyalah alat. Gunakan ia untuk mendekat kepada-Nya, bukan menjauh dari-Nya. []

___________

Kirim tulisan Anda ke Islampos. Isi di luar tanggung jawab redaksi. Silakan kirim ke: [email protected], dengan ketentuan tema Islami, pengetahuan umum, renungan dan gagasan atau ide, Times New Roman, 12 pt, maksimal 650 karakter. Sertakan foto diri, Kartu Tanda Identitas (KTP/KTP/SIM), akun media sosial (IG, Facebook, atau Tiktok), dan imel.

___________

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Share This Article
2 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *