HEY suami, boleh dong tanya pelan,
Anak-anak udah gede, sekolah pun jalan,
Tapi kamu kok betah banget rebahan?
Istrimu nunggu ajakan jalan-jalan.
Dulu pas taaruf, janji manis segudang,
Katanya mau jadi pasangan sayang,
Sekarang? Ngajak ngopi aja enggan,
Padahal istrimu kangen suasana senang.
Coba bayangin, dia tiap hari masak,
Nyiapin baju, nyetrika sampe mengelap,
Sesekali ajak dia keluar, ga bakal bangkrut kok,
Rekreasi murah meriah, asal bareng, hati pun merapat.
BACA JUGA: Besarnya Pahala Istri yang Selalu Siap Melayani Suami untuk Jima
Ibnul Qayyim rahimahullah pernah bilang,
“Di antara bentuk rahmat suami adalah menyenangkan hati istri,”
Bukan cuma kasih belanja bulanan,
Tapi juga perhatian dan waktu yang berarti.
Ngopi di warkop, bukan dosa besar,
Nonton air mancur, hati jadi mekar,
Istrimu itu butuh jeda sebentar,
Bukan cuma disuruh belanja ke pasar.
Gengsi kah kau ajak dia keliling taman?
Atau merasa ini kerjaan anak muda zaman sekarang?
Padahal Nabi ﷺ pun romantisnya menawan,
Berlomba lari dengan ‘Aisyah, tertawa riang.
Beli cilok berdua pun bisa jadi sejarah,
Asal kau mau rangkul dia tanpa gusar,
Hati istri itu lembut, mudah mekar,
Sentuhan kecilmu saja bisa bikin dia segar.
Jangan cuma bilang, “Ah kan sudah halal,”
Tapi ga pernah ajak dia duduk santai,
Istri juga manusia, bukan robot dapur yang handal,
Sekali-kali traktir es krim, hatinya pun terbuai.
“Bukan termasuk golongan kami, orang yang tidak menyayangi keluarganya,”
Sabda Nabi ﷺ, jelas bukan isapan jempol semata,
Kasih sayang bukan hanya kata-kata,
Tapi juga waktu, sikap, dan bersama.
Hey suami, takut apa sih ajak istri nyeruput kopi?
Takut keliatan sayang? Memangnya dosa?
Justru romantis itu bikin pahala,
Karena Allah suka hamba yang menjaga cinta.
Bahkan ulama salaf berkata lembut,
“Sesungguhnya istri itu adalah amanah, jagalah ia dengan kasih,”
Ajak dia bicara, tanya, “Kamu mau ke mana?”
Walau ujung-ujungnya cuma duduk di angkringan pinggir jalan.
Anak udah gede, masa kamu ga mau dating?
Katanya cinta, tapi kok irit banget outing?
Rekreasi ga harus ke Paris, cukup ke taman rafting,
Atau nyusurin sungai sambil ketawa lucu, hati pun melting.
Istrimu pun pernah muda, dulu manja,
Sekarang sabar, menahan banyak asa,
Tugasmu suami, bahagiakan dia,
Karena hidup ini cuma sekali, nikmati bersama.
Jangan nunggu hari tua, badan udah pegal,
Jangan tunggu pensiun baru bilang, “Ya udah yuk jalan,”
Mumpung tenaga masih ada, kantong juga lumayan,
Kenapa ga sekarang, bikin dia senang?
Ingat kata Imam Ahmad rahimahullah,
“Di antara akhlak suami yang baik, memuliakan istri,”
Bukan sekadar nyari nafkah penuh peluh,
Tapi juga membuatnya merasa dicintai.
Kau kira istri itu ga pengen selfie?
Senyum malu-malu di samping suami,
Upload story, caption: “Alhamdulillah, quality time,”
Padahal cuma duduk di food court beli bakmi.
Jangan pikir itu lebay,
Karena bagi istri, perhatianmu mahal,
Ngobrol ringan pun hatinya damai,
Walau cuma lima belas menit di antara jadwal.
Dulu kau kejar dia penuh perjuangan,
Sekarang malah jadi pemalas kelas atas,
Padahal perhatian tak perlu modal jutaan,
Cuma butuh mau, dan niat tulus di dada.
Cinta bukan cuma di awal akad,
Tapi juga dirawat sampai rambut memutih,
Jangan sampai nanti penyesalan datang mendadak,
Karena dulu kau anggap kencan itu hal remeh.
Hey suami, sekali lagi, dengar curhatan ini,
Istrimu juga manusia, butuh disayang sepenuh hati,
Sekali-kali ajak dia ngopi, naik motor keliling city,
Ga akan jatuh miskin, justru nambah pahala di sisi Ilahi.
BACA JUGA: Apa Hukumnya Suami Pinjam Mahar Pernikahan?
Karena, seperti kata Ibnul Jauzi rahimahullah,
“Kebahagiaan rumah tangga bukan dari harta,
Tapi dari akhlak dan sikap baik suami,”
Jadi jangan pelit waktu, jadilah romantis lagi.
Anak-anak pun akan belajar dari caramu mencinta,
Mereka lihat, “Ternyata ayah sayang ibu,”
Dan kelak mereka pun meniru,
Mencintai pasangannya tanpa malu.
Maka, wahai suami, yuk mulai hari ini,
Jangan tunggu ada momen resmi,
Ambil motor, ajak dia pergi,
Sekadar ngopi berdua – itu pun sudah berarti.
Karena cinta itu bukan hanya janji,
Tapi juga dibuktikan dengan aksi,
Dan kencan halal dengan istri,
Bukan dosa – tapi malah bikin ridha Ilahi. []
Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE


