MENIKAH itu ibarat naik kapal layar menuju samudera kehidupan. Kalau salah pilih kapten atau kru, alih-alih sampai ke pulau bahagia, bisa-bisa kapalnya oleng, bocor, dan tenggelam sebelum sempat berlayar jauh. Nah, buat para ikhwan yang lagi semangat cari calon pasangan, ada baiknya waspada sama tipe-tipe wanita berikut.
Bukan bermaksud menakut-nakuti, tapi supaya kalian tidak salah langkah. Rasulullah ﷺ sudah mengingatkan, “Wanita biasanya dinikahi karena empat hal: hartanya, keturunannya, kecantikannya, dan agamanya. Maka pilihlah yang beragama, niscaya engkau akan beruntung.” (HR. Bukhari-Muslim).
Yuk kita kupas dengan gaya santai, biar tidak kaku, tapi tetap kena di hati.
1. Wanita yang Meremehkan Agama
Hati-hati sama tipe wanita yang kalau ditanya, “Shalatnya gimana?” jawabnya, “Kadang-kadang, tergantung mood.” Shalat itu bukan mie instan yang bisa dimasak kalau lagi lapar saja. Ulama salaf, Hasan al-Bashri rahimahullah, pernah berkata, “Shalat itu adalah timbangan iman seorang hamba. Barangsiapa meremehkan shalat, maka ia meremehkan agamanya.”
Kalau dia saja malas shalat, gimana nanti membimbing anak-anakmu jadi shalih? Ingat, menikah bukan cuma urusan cinta-cintaan ala drama Korea, tapi juga proyek jangka panjang menuju surga.
BACA JUGA: Biaya Nikah Sederhana Sekarang Ini Berapa Sih Kira-kira?
2. Wanita yang Durhaka pada Orang Tua
Kalau kamu lihat dia bisa marah-marah sama orang tuanya, hati-hati. Bayangkan, orang tuanya saja yang sudah membesarkan sejak bayi bisa diperlakukan kasar, apalagi kamu yang baru masuk kehidupannya kemarin sore.
Imam Malik rahimahullah pernah berkata, “Siapa yang durhaka kepada orang tuanya, maka barakah hidupnya akan terangkat.” Nah, kalau barakah sudah pergi, jangan harap rumah tangga adem ayem.
Coba bayangkan: kamu pulang kerja capek, pengen makan enak, eh, dia marah-marah kayak komentator bola karena cuma salah beli sambal. Aduh, pusing, Bang Jali!
3. Wanita Tukang Ghibah
Ada tipe wanita yang kalau duduk sama temennya, bukan bahas resep kue, malah gosip artis atau tetangga. Giliran kamu ajak ngobrol serius soal rencana rumah tangga, jawabannya: “Nanti dulu, aku belum selesai bahas status barunya si Anu.”
Ibnul Mubarak rahimahullah pernah bilang, “Ghibah itu akan memakan kebaikan seseorang sebagaimana api melahap kayu kering.” Nah, kamu mau rumah tanggamu jadi ladang pahala, atau malah jadi pabrik dosa karena ghibah nonstop?
Kalau tiap hari telingamu dicekokin gosip, bukannya tambah sayang, bisa-bisa kamu malah hafal gosip lebih banyak dari hafalan doa qunut!
4. Wanita yang Hilang Rasa Malu
Rasa malu itu perhiasan wanita. Kalau sudah hilang, wah, hati-hati. Bisa jadi dia tak segan berpakaian ala “minimarket” (semua serba minim), padahal aurat harusnya dijaga. Imam Syafi’i rahimahullah berkata, “Tidak ada kebaikan dalam hidup tanpa rasa malu.”
Bayangkan, kalau kamu jalan bareng, orang lain malah sibuk melototin karena bajunya tak layak. Kamu jadi suami malah ikut panas dingin kayak AC rusak. Itu bukan bikin bangga, tapi bikin kening berkerut tiap hari.
5. Wanita yang Materialistis
Ada tipe wanita yang kalau kamu nembak dia, jawabnya bukan “aku terima karena Allah,” tapi “gajimu berapa dulu?”
Nikah itu memang butuh biaya, tapi kalau dasar pernikahan hanya uang, maka hubungan jadi kayak ATM: lancar kalau saldonya penuh, langsung macet kalau kosong.
Rasulullah ﷺ sudah mengingatkan, “Janganlah kamu menikahi wanita karena kecantikannya, mungkin kecantikannya akan membuatnya hina. Jangan menikahi wanita karena hartanya, mungkin hartanya akan membuatnya sombong. Tetapi nikahilah wanita karena agamanya.” (HR. Ibnu Majah).
Kalau wanita cuma melihat isi dompet, dikhawatirkan rumah tangga lebih mirip seminar bisnis ketimbang ibadah.
6. Wanita yang Lidahnya Tajam
Wanita itu bisa jadi penyejuk hati. Tapi kalau lidahnya lebih tajam dari silet, waduh, rumah bisa terasa lebih panas dari gurun Sahara. Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu pernah berkata, “Sebaik-baik wanita adalah yang menyenangkan jika engkau melihatnya, menaatimu jika engkau memerintahnya, dan menjaga dirinya serta hartamu ketika engkau tidak ada.”
Kalau yang ada malah teriak-teriak lebih kencang daripada toa masjid, mending pikir-pikir lagi. Nikah itu buat mencari ketenangan, bukan adu argumen setiap hari.
BACA JUGA: Nikah di KUA, Asyik Juga!
Penutup: Cari yang Agamanya Kokoh
Intinya, jangan sampai salah pilih. Wanita shalihah itu bukan berarti sempurna, tapi dia berusaha taat pada Allah. Imam Ahmad rahimahullah pernah berkata, “Jika engkau ingin menikah, maka lihatlah agamanya. Karena wanita yang shalihah itu lebih berharga daripada harta dunia dan isinya.”
Ingat, rumah tangga itu bukan hanya tempat untuk tidur dan makan bersama, tapi tempat untuk sama-sama menapaki jalan ke surga. Jangan sampai gara-gara salah pilih pasangan, jalanmu malah berbelok ke arah lain.
Jadi, wahai para ikhwan, jangan cuma pakai “mata hati yang berbunga-bunga” dalam memilih pasangan. Pakai juga akal sehat dan timbangan agama. Karena kalau salah pilih, bisa jadi hidupmu bukan kayak sinetron romantis, tapi sinetron azab edisi terbaru. []
Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE
