ISLAM adalah agama yang mengajarkan keseimbangan dalam segala hal, termasuk dalam urusan makan dan minum. Allah SWT berfirman: “Makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.” (QS. Al-A’raf: 31).
Ayat ini menjadi pedoman bahwa seorang muslim harus menjaga pola makan dengan cara sederhana, secukupnya, dan tidak berlebih. Rasulullah SAW juga bersabda: “Tidak ada wadah yang lebih buruk yang diisi oleh manusia daripada perutnya. Cukuplah bagi anak Adam beberapa suap untuk menegakkan tulang punggungnya. Jika ia harus melakukannya, maka sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiga untuk udara.” (HR. Tirmidzi).
Dari tuntunan ini, kita dapat menemukan rahasia kesehatan yang sangat besar di balik anjuran makan secukupnya.
BACA JUGA: Apa Akibat Makan Telur Setiap Hari?
1. Menjaga Kesehatan Pencernaan
Makan berlebihan membuat kerja lambung dan usus menjadi lebih berat. Hal ini dapat menimbulkan gangguan pencernaan seperti kembung, sakit perut, bahkan asam lambung. Dengan makan secukupnya, organ pencernaan bekerja lebih ringan sehingga penyerapan nutrisi menjadi lebih optimal.
2. Mencegah Obesitas dan Penyakit Metabolik
Salah satu penyebab utama obesitas adalah pola makan yang berlebihan. Kelebihan kalori akan disimpan sebagai lemak tubuh. Kondisi ini berisiko menimbulkan berbagai penyakit seperti diabetes, hipertensi, dan penyakit jantung. Dengan menerapkan pola makan sesuai sunnah Rasulullah SAW, yaitu tidak berlebihan, tubuh akan terjaga dari penumpukan lemak yang berbahaya.
3. Menjaga Keseimbangan Energi
Makan secukupnya berarti tubuh mendapatkan energi sesuai kebutuhan, tidak kurang dan tidak lebih. Energi yang seimbang membantu seseorang tetap aktif, bugar, dan tidak mudah mengantuk setelah makan. Rasulullah SAW pun mencontohkan pola makan sederhana yang membuat beliau tetap kuat beraktivitas dan beribadah.
4. Membentuk Pola Hidup Sehat dan Disiplin
Anjuran makan secukupnya mendidik umat Islam untuk lebih disiplin dan tidak menuruti hawa nafsu. Nafsu makan yang berlebihan dapat membuat seseorang sulit mengendalikan diri. Dengan melatih diri makan secukupnya, seorang muslim terbiasa hidup teratur, sederhana, dan sehat baik jasmani maupun rohani.
5. Menenangkan Jiwa dan Pikiran
Makan berlebihan tidak hanya berdampak pada tubuh, tetapi juga pada pikiran. Rasa terlalu kenyang membuat seseorang malas, berat bergerak, dan sulit fokus. Sebaliknya, dengan makan secukupnya, tubuh terasa ringan, pikiran jernih, dan hati lebih mudah khusyuk dalam ibadah.
BACA JUGA: Mengapa Setelah Makan Tidak Dianjurkan Langsung Berbaring?
Penutup
Anjuran Islam untuk makan secukupnya bukan hanya soal ibadah, tetapi juga memiliki hikmah besar bagi kesehatan. Dengan menghindari berlebihan, tubuh lebih sehat, pikiran lebih tenang, dan ibadah pun lebih khusyuk. Inilah bukti bahwa Islam adalah agama yang sejalan dengan prinsip kesehatan modern.
Maka, mari kita biasakan pola makan sederhana sesuai tuntunan Rasulullah SAW: makan sebelum lapar, berhenti sebelum kenyang, serta menjaga sepertiga perut untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiga untuk udara.[]
Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE
