Bekam, Ternyata Ada Pengaruhnya pada Kejantanan Suami?

4 Min Read
Foto: Umar Faqih | Islampos

BEKAM atau dalam istilah medis dikenal sebagai cupping therapy, merupakan salah satu metode pengobatan tradisional yang sudah dipraktikkan sejak ribuan tahun lalu. Dalam tradisi Islam, bekam tidak hanya dikenal sebagai terapi kesehatan, tetapi juga sebagai sunnah Nabi ﷺ yang memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Salah satu manfaat yang sering dibicarakan adalah hubungannya dengan vitalitas pria, khususnya dalam hal kejantanan. Pertanyaannya, bagaimana bekam bisa berpengaruh pada stamina dan fungsi seksual pria?

Anjuran Bekam dalam Hadits

Rasulullah ﷺ sangat menganjurkan umatnya untuk berbekam. Dalam sebuah hadits disebutkan:  “Sesungguhnya sebaik-baik pengobatan yang kalian gunakan adalah bekam.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dalam riwayat lain, Rasulullah ﷺ juga bersabda: “Tidaklah aku melewati sekelompok malaikat pada malam Isra’ melainkan mereka berkata: Wahai Muhammad, perintahkanlah umatmu untuk berbekam.” (HR. Ibnu Majah, Ahmad)

Hadits-hadits ini menunjukkan betapa pentingnya bekam sebagai salah satu cara menjaga kesehatan tubuh. Jika tubuh sehat, maka fungsi vital, termasuk kejantanan, juga ikut terjaga.

Hubungan Bekam dengan Kejantanan

Secara ilmiah, kejantanan pria sangat erat kaitannya dengan kesehatan sistem peredaran darah, keseimbangan hormon, serta kondisi mental.

Disfungsi ereksi, misalnya, umumnya terjadi karena adanya gangguan pada aliran darah ke organ intim, ketidakseimbangan hormon testosteron, atau faktor psikologis seperti stres.

1. Meningkatkan Sirkulasi Darah

Proses vakum saat bekam membuat pembuluh darah kapiler melebar sehingga aliran darah menjadi lebih lancar. Ereksi pada dasarnya adalah hasil dari aliran darah yang optimal ke jaringan penis. Dengan sirkulasi yang baik, potensi vitalitas pria pun meningkat.

2. Mengurangi Stres dan Ketegangan

Bekam terbukti dapat menurunkan hormon stres (kortisol) dan memberikan efek relaksasi. Pria yang terbebas dari stres biasanya memiliki libido yang lebih stabil. Hal ini berpengaruh besar terhadap kejantanan, karena gairah seksual juga dipengaruhi oleh kondisi psikis.

3. Menyeimbangkan Hormon

Beberapa penelitian menunjukkan bekam dapat menstimulasi sistem endokrin dan memengaruhi produksi hormon testosteron. Testosteron adalah hormon utama dalam menentukan libido, gairah, kekuatan otot, dan rasa percaya diri pria.

4. Detoksifikasi dan Peningkatan Metabolisme

Bekam membantu mengeluarkan darah statis yang mengandung sisa metabolisme tubuh. Proses ini membuat tubuh terasa lebih ringan dan segar, sehingga energi lebih optimal, termasuk dalam fungsi reproduksi.

BACA JUGA: Terapi Bekam sebagai Ikhtiar Menghilangkan Gangguan Jin

Kesimpulan

Bekam bukan hanya tradisi, tetapi juga memiliki dasar religius yang kuat melalui hadits Nabi ﷺ. Dari sisi ilmiah, bekam berkontribusi pada kejantanan melalui mekanisme peningkatan sirkulasi darah, pengurangan stres, stimulasi hormon, dan detoksifikasi tubuh.

Meskipun begitu, bekam sebaiknya dianggap sebagai terapi pendukung. Gaya hidup sehat—seperti olahraga teratur, pola makan bergizi, tidur cukup, dan menjauhi rokok serta alkohol—tetap menjadi fondasi utama menjaga vitalitas pria.

Dengan menggabungkan sunnah Rasulullah ﷺ dan bukti ilmiah modern, bekam dapat dipahami sebagai terapi yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan sekaligus meningkatkan kualitas kejantanan pria. []

Yudhistira Adi Maulana
_ Owner Bekam ruqyah centre Purwakarta.
_ Certified Tour leader haji dan umroh PT.Muhandis Qur’ani wisata.
_ Inisiator Bimbel Qur’an Madinah.
_ Praktisi Thibbunnabawi di bekam Ruqyah Al-Muhajirin.

Jl. Veteran No 106, Kebon Kolot Purwakarta, Jawa Barat / WhatsApp: 0817 – 9207- 630 .

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *