Di 2 Waktu Ini, Hubungan Jima Suami Istri Diutamakan

4 Min Read
Foto: Freepik

ISLAM tidak hanya mengatur perkara ibadah ritual seperti shalat dan puasa, tetapi juga menata kehidupan rumah tangga hingga pada urusan hubungan suami istri. Salah satu bentuk kasih sayang Allah adalah menjadikan jima’ (hubungan suami istri) sebagai ibadah yang berpahala, asalkan dilakukan dengan adab dan pada waktu yang baik.

Dalam hal ini, para ulama salaf memberikan banyak nasihat tentang waktu dan etika berjima’ agar hubungan tersebut tidak sekadar memuaskan hawa nafsu, tetapi juga menjadi sebab turunnya rahmat dan ketenangan dalam rumah tangga.

Suami boleh menjima’ istrinya kapan pun, kecuali pada waktu yang dilarang oleh agama, seperti ketika istri sedang haid atau nifas. Namun, ada waktu-waktu tertentu yang disunnahkan atau dinilai membawa keberkahan lebih besar. Seperti dijelaskan oleh Ustadz M. Fauzil Adhim, dalam bukunya Kupinang dengan Hamdallah, setidaknya ada dua waktu utama yang mendatangkan kemuliaan bagi pasangan suami istri.

Pertama, ketika suami baru saja pulang dari bepergian jauh.

Setelah lama berpisah, perasaan rindu yang menumpuk dapat diungkapkan dengan cara yang halal dan penuh kasih, yaitu melalui jima’. Dalam momen ini, hubungan suami istri bukan hanya tentang kebutuhan biologis, tetapi juga menjadi bentuk pelepasan rindu yang menguatkan ikatan batin.

Rasulullah ﷺ pun ketika pulang dari perjalanan, beliau memulai pertemuan dengan keluarganya sebelum menuju masjid. Hal ini menunjukkan pentingnya memperhatikan perasaan pasangan sebagai bagian dari sunnah yang penuh kelembutan.

Kedua, ketika suami merasa birahi atau syahwatnya bangkit di luar rumah.

Dalam kondisi seperti ini, Islam menganjurkan untuk segera kembali kepada istrinya agar tidak terjerumus pada pandangan atau perbuatan yang haram.

Sebagaimana disebutkan dalam hadis, “Apabila salah seorang di antara kalian melihat seorang wanita dan timbul keinginan pada dirinya, maka hendaklah ia mendatangi istrinya; karena dengan begitu, yang ada dalam dirinya akan terobati.” (HR. Muslim). Maka, bersegera menyalurkan hasrat kepada pasangan yang halal bukanlah hal yang memalukan, melainkan tindakan yang menjaga kehormatan diri dan keluarga.

https://s.shopee.co.id/2qO1Kc8z1F?lp=aff

Imam At-Thihami dalam kitab *Qurratul Uyun* menambahkan bahwa waktu yang utama untuk berjima’ adalah pada permulaan malam. Sebab, waktu tersebut memberikan kesempatan panjang bagi pasangan untuk mandi junub dan beristirahat dengan tenang.

Jika dilakukan menjelang akhir malam, waktu untuk bersuci menjadi sempit dan berpotensi membuat seseorang tertinggal dari shalat Subuh berjamaah. Para ulama salaf sangat menekankan pentingnya menjaga waktu shalat, bahkan dalam hal-hal yang bersifat pribadi sekalipun.

Ibnu Qayyim al-Jauziyyah juga memberikan pandangan serupa. Beliau menjelaskan bahwa jima’ di awal malam lebih baik karena tubuh masih segar, pikiran jernih, dan suasana hati tenang.

BACA JUGA:  Bolehkan ketika Jima Suami Istri Berbicara “Kotor”?

Sementara berjima’ menjelang pagi setelah tidur bisa menimbulkan rasa malas, bau mulut, dan mengurangi kenyamanan bersama pasangan. Islam adalah agama yang memperhatikan kebersihan, kenyamanan, dan keharmonisan dalam rumah tangga.

Dari pandangan para ulama salaf tersebut, dapat disimpulkan bahwa jima’ bukan hanya urusan syahwat, melainkan juga bagian dari ibadah yang memiliki adab dan waktu yang utama. Melakukannya pada waktu yang tepat dapat membawa pahala, menumbuhkan cinta, dan menjaga diri dari dosa.

Maka, setiap pasangan hendaknya memahami bahwa hubungan suami istri yang dilakukan dengan niat ibadah, disertai kasih sayang dan kebersihan lahir batin, akan menjadi sumber ketenangan dan keberkahan dalam rumah tangga. []

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *