SUAMI keren itu bukan yang isi dompetnya tebal, tapi yang sabarnya lebih tebal.
Bukan yang pandai bicara manis di depan, tapi yang lembut hatinya di belakang pintu rumah.
Suami keren itu tahu kapan harus tegas, kapan harus memeluk tanpa banyak kata.
Ia tidak malu membantu istrinya di dapur, karena Rasulullah ﷺ pun melakukannya.
Ibnul Qayyim berkata, “Sebaik-baik lelaki adalah yang paling lembut terhadap keluarganya.”
Suami keren itu tidak gengsi minta maaf, karena ego bukan tanda kejantanan.
Ia tidak sibuk mencari yang lebih cantik, tapi sibuk membuat istrinya bahagia.
Suami keren itu sadar, nafkah bukan sekadar uang, tapi juga kasih sayang dan doa.
Ia menjaga pandangan, karena ia tahu pandangan liar bisa merusak cinta halal.
Hasan Al-Bashri berkata, “Seorang lelaki yang baik adalah yang paling takut menyakiti istrinya.”
Suami keren itu pulang bukan membawa beban, tapi membawa kedamaian.
BACA JUGA: Kenapa Ada Suami yang Ringan Tangan sama Istrinya?
Ia tidak meninggikan suara, tapi meninggikan doa untuk keluarganya.
Suami keren itu tidak banyak janji, tapi banyak bukti dalam tanggung jawabnya.
Ia tahu bahwa menjadi kepala rumah tangga bukan tentang berkuasa, tapi tentang melindungi.
Karena suami keren itu bukan diciptakan untuk dipuji dunia, tapi untuk dirindukan bidadari di surga. 🌙
yang
Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE
