Mengapa Luka Jika Terkena Sabun Terasa Perih?

Umar Faqih
3 Min Read
Foto: Freepik

KETIKA sedang mencuci tangan atau mandi dan tanpa sengaja sabun mengenai luka terbuka, rasa perih yang muncul sering kali membuat seseorang spontan menarik tangannya.

Meski tampak sepele, sensasi perih ini sebenarnya merupakan reaksi alami tubuh terhadap zat asing yang masuk ke area luka. Lalu, apa sebenarnya penyebabnya?

Peran Lapisan Kulit yang Rusak

Kulit manusia memiliki lapisan pelindung bernama epidermis yang berfungsi menjaga agar zat asing tidak mudah masuk ke dalam tubuh. Saat kulit terluka — entah karena tergores, terjatuh, atau teriris — lapisan pelindung ini rusak.

Akibatnya, ujung-ujung saraf di bawah kulit menjadi terbuka dan lebih sensitif terhadap rangsangan luar, termasuk bahan kimia dari sabun. Itulah sebabnya ketika sabun mengenai luka, saraf tersebut langsung bereaksi dan menimbulkan rasa perih.

BACA JUGA: Panas-Panasan Bisa Bikin Sakit?

Kandungan Kimia dalam Sabun

Sabun mengandung berbagai zat aktif seperti surfaktan, pewangi, dan bahan pengawet. Surfaktan berfungsi menurunkan tegangan permukaan air sehingga kotoran dapat terangkat, namun zat ini juga dapat mengiritasi jaringan kulit yang sedang rusak.

Selain itu, bahan pewangi dan deterjen pada sabun sering kali memiliki sifat basa (pH tinggi), yang dapat mengganggu keseimbangan pH alami kulit dan memperparah rasa perih di area luka terbuka.

Reaksi Tubuh Terhadap Iritasi

Saat zat kimia dari sabun masuk ke jaringan luka, tubuh akan menanggapinya sebagai “ancaman”. Sistem saraf langsung mengirimkan sinyal ke otak dalam bentuk rasa nyeri atau perih.

Rasa perih tersebut sebenarnya berfungsi sebagai mekanisme pertahanan alami agar kita segera menjauhkan sumber iritasi dari luka, sehingga area yang terluka tidak semakin parah atau terinfeksi.

Apakah Sabun Berbahaya untuk Luka?

Tidak semua sabun berbahaya, tetapi penggunaan sabun biasa untuk membersihkan luka sebaiknya dihindari. Sabun antiseptik atau sabun berbahan keras justru bisa memperlambat proses penyembuhan karena merusak jaringan baru yang sedang tumbuh.

Untuk membersihkan luka, disarankan menggunakan air bersih atau larutan saline (air garam steril). Jika luka terlihat kotor, cukup bilas perlahan tanpa menggosok, lalu tutup dengan perban steril.

Cara Aman Membersihkan Luka

– Cuci tangan terlebih dahulu dengan sabun sebelum menyentuh luka.

– Bilas luka menggunakan air bersih mengalir atau larutan saline.

BACA JUGA: Benarkah Kehujanan Bisa Bikin Sakit?

– Hindari penggunaan sabun langsung pada luka terbuka.

– Setelah luka bersih, keringkan dengan kain steril dan oleskan salep antibiotik bila perlu.

– Tutup luka dengan perban agar terhindar dari kuman dan kotoran.

Kesimpulan

Rasa perih saat luka terkena sabun bukanlah tanda bahaya, melainkan sinyal alami dari tubuh bahwa jaringan kulit sedang sensitif. Hal ini disebabkan oleh rusaknya lapisan pelindung kulit dan masuknya zat kimia dari sabun ke ujung saraf terbuka.

Untuk membantu penyembuhan lebih cepat, hindari sabun biasa pada luka terbuka dan gunakan metode pembersihan yang aman. Dengan perawatan yang tepat, luka akan lebih cepat sembuh tanpa iritasi berlebih.[]

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *