Keheranan Sahabat Atas Giatnya Rasulullah ﷺ dalam Shalat Malam

Nasrulloh Baksolahar
1 Min Read
Foto: Umar Faqih | Islampos

AL-MUGHIRAH ibn Syu‘bah meriwayatkan bahwa Rasulullah ﷺ melaksanakan shalat malam begitu lama hingga kedua kakinya tampak bengkak. Melihat kondisi itu, sebagian sahabat bertanya dengan heran, “Mengapa engkau membebani dirimu dengan ibadah?”

Mereka tahu, Allah telah menjamin ampunan bagi beliau — dosa yang telah lalu maupun yang akan datang.

Aisyah ra juga menuturkan hal yang serupa. Setiap Rasulullah ﷺ berdiri dalam shalat malam, beliau berdiri begitu lama hingga kedua kakinya membengkak. Ia pun berkata dengan penuh cinta dan keprihatinan, “Wahai Rasulullah, mengapa engkau berbuat seperti ini, padahal dosamu telah diampuni seluruhnya?”

Abu Hurairah ra menyampaikan kesaksian senada: Rasulullah ﷺ tetap melaksanakan qiyamul-lail dengan penuh kesungguhan, meski kedua kakinya menampakkan tanda kelelahan.

Lalu apa jawaban Rasulullah ﷺ atas kekaguman mereka?

BACA JUGA: Abu Hanifah dan Seorang Anak Kecil yang Menasihatinya

Beliau tidak menjawab dengan penjelasan panjang. Tidak pula dengan dalil yang rumit. Beliau memilih satu kalimat yang menghunjam ke dasar hati:

“Afalā akūnu ‘abdan syakūra?”
“Apakah aku tidak boleh menjadi hamba yang selalu bersyukur?”

Kalimat ini bukan sekadar jawaban. Ia adalah rahasia terdalam dari seluruh giatnya ibadah Rasulullah ﷺ: bahwa syukur bukan hanya ucapan, tetapi kesungguhan untuk mengembalikan seluruh nikmat kepada Allah melalui ibadah yang terbaik. []

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *