OVERTHINKING atau berpikir berlebihan adalah kondisi ketika seseorang memutar ulang masalah secara terus-menerus tanpa menemukan penyelesaian. Menurut Dr. Susan Nolen-Hoeksema, psikolog dari Yale University, “overthinking membuat seseorang terjebak dalam lingkaran pikiran yang melemahkan energi mental dan memperburuk stres.” Kondisi ini tidak hanya melelahkan secara emosional, tetapi juga berdampak pada tubuh seperti sulit tidur, jantung berdebar, dan menurunnya konsentrasi.
Dalam dunia psikologi, overthinking terjadi ketika otak bekerja pada gelombang Beta tinggi—fase di mana pikiran analitis bekerja terlalu keras. Jika hal ini berlangsung lama, sistem saraf simpatis (fight or flight) terus aktif sehingga tubuh sulit tenang. Itulah sebabnya banyak orang yang mengalami overthinking merasa gelisah, cemas, dan sulit mengendalikan pikiran negatif.

Ruqyah sebagai Terapi Penenangkan
Ruqyah syar’iyyah, yaitu membacakan ayat-ayat Al-Qur’an dengan niat memohon perlindungan kepada Allah, telah lama dikenal sebagai terapi yang memberikan ketenangan batin. Dari sisi psikologi, ruqyah dapat memicu relaksasi mendalam karena dua faktor: ritme bacaan dan kondisi pasrah.
Menurut Dr. Andrew Newberg, pakar neuroteologi dari University of Pennsylvania, “aktivitas spiritual seperti doa dan lantunan ayat suci menurunkan aktivitas amigdala, bagian otak yang memicu kecemasan.” Ketika amigdala tenang, pikiran otomatis melambat, detak jantung menurun, dan tubuh masuk ke keadaan relaksasi.
Hal ini sejalan dengan konsep dalam psikologi klinis bahwa relaksasi spiritual dapat mengalihkan fokus dari pikiran yang rumit menuju rasa tenang yang lebih stabil. Efek inilah yang banyak dirasakan oleh orang yang menjalani ruqyah dengan bimbingan yang benar.
Mengaktifkan Gelombang Otak Alfa
Ketika seseorang mendengarkan ayat-ayat Al-Qur’an dengan khusyuk, otak berpindah dari gelombang Beta (tegang) ke gelombang Alfa (tenang). Peneliti saraf, Dr. Hasan Baharom, menjelaskan bahwa gelombang Alfa adalah kondisi terbaik untuk pemulihan mental, menurunkan kecemasan, dan mengatur ulang pola pikir negatif.
Ruqyah menciptakan kondisi ini melalui bacaan yang berulang, ritmis, dan penuh ketundukan, sehingga sistem saraf parasimpatis aktif. Ketika saraf parasimpatis dominan, hormon stres seperti kortisol menurun drastis.
Membersihkan Pikiran dari Sugesti Negatif
Overthinking juga sering disebabkan oleh core belief atau keyakinan negatif yang tertanam dalam pikiran. Psikolog kognitif, Albert Ellis, menyebutnya sebagai “irrational beliefs”—keyakinan tidak realistis yang memicu kecemasan.
Proses ruqyah mengajak seseorang untuk berserah diri, memohon perlindungan, dan menjernihkan hati. Secara mental, ini membantu menggantikan pikiran negatif dengan keyakinan baru yang lebih positif: bahwa Allah Maha Menjaga, Maha Menguatkan, dan Maha Menenangkan hati.
Dalam perspektif psikoterapi modern, ini mirip dengan teknik cognitive restructuring, yaitu mengubah pola pikir yang melemahkan menjadi pola pikir yang menenangkan.
Efek Terapi Ruqyah pada Overthinking
Berbagai pengalaman klinis menunjukkan beberapa manfaat ruqyah untuk orang yang mengalami overthinking:
- Tidur lebih mudah dan lebih dalam
- Pikiran lebih terstruktur, tidak bercabang
- Rasa takut dan cemas berkurang
- Fokus dan kejernihan mental meningkat
- Perasaan lebih dekat dengan Allah sehingga hati lebih kuat
BACA JUGA: Hati-hati dan Waspada, Stroke Bisa Menyerang Anak Muda!
Penutup
Overthinking bukan sekadar masalah pikiran yang berputar, tetapi kondisi psikologis yang membutuhkan pendekatan holistik. Ruqyah syar’iyyah memberikan kombinasi antara ketenangan spiritual, pengaturan gelombang otak, serta reorientasi mental menuju pikiran yang lebih sehat.
Seperti disampaikan oleh Viktor Frankl, pakar psikiatri eksistensial, “ketika seseorang menemukan makna spiritual, kecemasannya mereda dan pikirannya menemukan arah.”
Ruqyah bukan hanya bacaan, tetapi terapi yang menghubungkan hati dengan Sang Pencipta, memberikan ketenangan yang tidak dapat diberikan oleh logika semata. Dengan bimbingan yang tepat, ruqyah adalah solusi kuat untuk mengatasi overthinking dan mengembalikan kejernihan jiwa. []
Yudhistira Adi Maulana
_ Owner Bekam ruqyah centre Purwakarta.
_ Certified Tour leader haji dan umroh PT.Muhandis Qur’ani wisata.
_ Inisiator Bimbel Qur’an Madinah.
_ Praktisi Thibbunnabawi di bekam Ruqyah Al-Muhajirin.
Jl. Veteran No 106, Kebon Kolot Purwakarta, Jawa Barat / WhatsApp: 0817 – 9207- 630 .
Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

