Misteri Turunnya Nabi Isa dan Munculnya Imam Mahdi: Penjelasan Berdasarkan Hadis Sahih

Yudi
By Yudi
6 Min Read
Foto: Freepik

PEMBAHASAN tentang akhir zaman selalu menarik perhatian umat. Di antara tanda-tanda besar yang paling masyhur adalah turunnya Nabi Isa ‘alaihissalam dan munculnya Imam Mahdi. Keduanya bukan sekadar kisah futuristik, tetapi perkara akidah yang disebutkan dalam hadis-hadis sahih serta dijelaskan oleh para ulama salaf dengan penegasan yang kuat. Dalam banyak riwayat, kedua peristiwa ini saling terkait dan melengkapi rangkaian besar kejadian sebelum terjadinya Kiamat.

Para ulama sejak generasi awal sepakat bahwa turunnya Nabi Isa bukan alegori, simbol, atau kiasan spiritual. Ini adalah peristiwa nyata, fisik, dan akan terjadi di dunia. Begitu juga dengan kemunculan Imam Mahdi; ia bukan tokoh mitologi, melainkan manusia dari keturunan Nabi Muhammad ﷺ yang akan memimpin umat dengan keadilan.

Munculnya Imam Mahdi: Pemimpin yang Ditunggu Umat

Hadis tentang Imam Mahdi diriwayatkan dalam banyak jalur. Nabi ﷺ bersabda:

“Mahdi berasal dari keturunanku, dari anak keturunan Fatimah.” (HR. Abu Dawud)

Hadis ini dianggap hasan sahih oleh para ulama seperti Al-Albani. Para ulama salaf menegaskan bahwa hadis tentang Mahdi mutawatir secara makna.

BACA JUGA:  Mekkah dan Madinah Terlindung dari Dajjal di Akhir Zaman

Pandangan Ulama Salaf tentang Imam Mahdi

Ibn Katsir dalam Al-Bidāyah wan Nihāyah menjelaskan bahwa hadis-hadis tentang Mahdi sangat banyak dan saling menguatkan. Beliau menyebut bahwa Mahdi akan muncul di akhir zaman sebagai pemimpin yang adil dan membimbing umat menuju kebenaran setelah keadaan penuh kezaliman.

Imam Al-Barbahari (ulama salaf abad ke-4 H) menegaskan dalam Syarhus Sunnah bahwa di antara keyakinan Ahlus Sunnah adalah percaya pada munculnya Mahdi.

Al-Qurthubi dalam At-Tadzkirah memaparkan bahwa Mahdi berasal dari keturunan Hasan bin Ali, dan Allah akan memperbaiki dirinya dalam satu malam—yakni memberi taufik dan kematangan kepemimpinan secara tiba-tiba.

Menurut para ulama, masa munculnya Mahdi adalah masa di mana dunia dipenuhi fitnah, perselisihan, dan kezaliman. Namun melalui kepemimpinannya, bumi kembali dipenuhi keadilan.

Turunnya Nabi Isa: Hadis-Hadis Sahih yang Tak Terbantahkan

Turunnya Nabi Isa ‘alaihissalam merupakan salah satu tanda besar Kiamat yang paling jelas dalam hadis-hadis sahih.

Dalam Sahih Bukhari dan Sahih Muslim, Nabi ﷺ bersabda: “Demi Allah, sungguh akan turun di tengah kalian Isa bin Maryam sebagai hakim yang adil…”

Hadis sahih ini menjadi dalil paling kuat bahwa kedatangan Nabi Isa bukan metafora. Ulama salaf dari generasi ke generasi menegaskan keyakinan ini sebagai bagian dari aqidah Ahlus Sunnah.

Penegasan Ulama Salaf

Imam Ibn Taymiyah menyebut bahwa seluruh ulama sepakat, berdasarkan hadis sahih, bahwa Nabi Isa akan turun secara fisik, bukan dalam bentuk ruh ataupun simbol. Dalam Majmū’ al-Fatāwā, beliau menjelaskan bahwa tidak ada perbedaan pendapat di kalangan sahabat tentang turunnya Nabi Isa.

Imam Ibnu Abi Zaid Al-Qairawani dalam Risalah menyebutkan turunnya Nabi Isa sebagai perkara yang tidak boleh ditolak oleh seorang muslim yang mengikuti manhaj salaf.

Ibn Hajar Al-Asqalani dalam Fathul Bari menjelaskan bahwa turunnya Nabi Isa adalah untuk membatalkan kebohongan Dajjal, bukan untuk membawa syariat baru sesuai makna hadis sahih: “Ia akan mematahkan salib, membunuh babi, dan menghapus jizyah.”

Turunnya Nabi Isa memiliki tiga tujuan besar:

  • Membunuh Dajjal
  • Memimpin umat dengan syariat Nabi Muhammad ﷺ
  • Membawa kedamaian dan menguatkan iman umat Islam pada masa fitnah besar

Hubungan Turunnya Nabi Isa dan Imam Mahdi

Hadis-hadis menunjukkan bahwa dua peristiwa ini saling berkaitan.

Dalam riwayat yang sahih disebutkan, ketika Nabi Isa turun, Imam Mahdi sedang memimpin kaum muslimin untuk shalat Subuh. Ketika Nabi Isa turun di menara putih Damaskus, Mahdi mempersilakan beliau menjadi imam. Namun Nabi Isa menolak dan berkata:

“Sebagian kalian adalah pemimpin bagi sebagian yang lain, sebagai bentuk pemuliaan Allah kepada umat ini.” (HR. Muslim)

Inilah bukti kuat bahwa Mahdi adalah pemimpin akhir zaman yang sah, sementara Nabi Isa datang bukan membawa syariat baru, tetapi mengikuti syariat Nabi Muhammad ﷺ.

Penjelasan Ulama

Imam Asy-Syaukani menyebut dalam ‘Aun al-Ma’bud bahwa hadis pertemuan Mahdi dan Nabi Isa mencapai derajat mutawatir.

Ibn Katsir menyatakan bahwa Nabi Isa akan turun untuk membantu Mahdi, bukan mengambil kepemimpinannya.

Imam Al-Qurthubi menjelaskan bahwa perkataan Nabi Isa kepada Mahdi menunjukkan kemuliaan umat Nabi Muhammad ﷺ.

Makna Besar di Balik Dua Peristiwa Ini

Turunnya Nabi Isa dan hadirnya Imam Mahdi membawa pesan besar bagi umat:

Kemenangan kebenaran atas fitnah
Dua tanda ini datang setelah fitnah Dajjal menyebar luas.

Puncak ujian keimanan
Keduanya menunjukkan bahwa akhir zaman adalah masa ujian paling berat yang pernah dialami manusia.

BACA JUGA:  5 Fakta Nabi Isa

Tegaknya keadilan
Imam Mahdi memimpin dengan keadilan, Nabi Isa menyempurnakan tugas tersebut.

Pengakuan bahwa Islam adalah agama terakhir
Nabi Isa turun untuk mengikuti syariat Muhammad ﷺ, bukan untuk membuat syariat baru.

Penutup

Misteri turunnya Nabi Isa dan munculnya Imam Mahdi bukan sekadar gambaran masa depan, tetapi bagian dari ajaran Islam yang ditegaskan oleh hadis-hadis sahih dan dijelaskan secara gamblang oleh ulama salaf. Dua peristiwa besar ini menunjukkan keagungan Allah dalam menolong hamba-hamba-Nya, serta menjadi pengingat bahwa kebenaran pada akhirnya akan menang.

Yang terpenting bukanlah memprediksi kapan peristiwa itu terjadi, tetapi mempersiapkan diri dengan iman, amal saleh, dan mengikuti sunnah sebagaimana diajarkan para ulama salaf. Karena tanda-tanda itu bukan cerita masa depan belaka—melainkan kepastian yang menuntut kesiapan. []

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *