ADAB makan dan minum dalam Islam bukan hanya soal etika, tetapi juga bagian dari ibadah yang mencerminkan kesyukuran, ketawadhuan, serta komitmen seorang muslim terhadap tuntunan Nabi ﷺ. Para ulama salaf sangat menekankan adab-adab ini karena makan dan minum adalah aktivitas harian yang berulang, sehingga kesalahan kecil jika dibiarkan akan mengikis hati dan adab seorang hamba.
Berikut poin-poin fiqih adab makan dan minum dalam sunnah.
1. Memulai dengan Basmalah
Nabi ﷺ bersabda: “Jika salah seorang dari kalian makan, hendaklah ia menyebut nama Allah.”
Ibnul Qayyim berkata: “Basmalah adalah pembatas antara makanan yang diberkahi dan makanan yang hilang berkahnya.”
Tidak boleh meremehkan basmalah karena ia adalah pengusir setan dari ikut makan bersama manusia.
2. Makan dengan Tangan Kanan
Nabi ﷺ memerintahkan makan dan minum dengan tangan kanan dan melarang menggunakan tangan kiri.
Imam An-Nawawi menyebutkan bahwa ini adalah bentuk adab syar’i sekaligus menjaga diri dari menyerupai setan.
Ulama salaf sangat keras dalam masalah ini. Sufyan Ats-Tsauri berkata: “Makan dengan kiri tanpa uzur adalah bentuk sombong terhadap sunnah.”
BACA JUGA: 11 Adab Jima Suami Istri, Wajib Tahu
3. Makan dari Makanan yang Paling Dekat
Rasulullah ﷺ mengajarkan: “Makanlah dari yang dekat denganmu.”
Ini menghindarkan sifat rakus dan menjaga keberkahan hidangan.
Ibn Hajar menjelaskan bahwa makan dari bagian terdekat adalah tanda tawadhu dan menjaga adab sesama.
4. Tidak Meniup Makanan atau Minuman
Dalam hadits, Nabi ﷺ melarang meniup makanan/minuman panas.
Imam Ahmad menjelaskan bahwa larangan ini untuk menjaga kesehatan dan menjauhkan sifat tidak sabar.
Ulama salaf bahkan memakruhkan meniup minuman karena dianggap kurang sopan.
5. Tidak Mencela Makanan
Rasulullah ﷺ tidak pernah mencela makanan; bila beliau suka, beliau makan, bila tidak suka, beliau tinggalkan.
Al-Hasan Al-Bashri berkata: “Seorang hamba tidaklah mulia hingga ia tidak mencela nikmat yang diberikan kepadanya.”
Mencela makanan adalah bentuk kurang syukur atas rezeki Allah.
6. Tidak Makan Berlebihan
Allah berfirman: “Makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan.”
Ibnul Qayyim menjelaskan: “Sumber seluruh penyakit adalah banyak makan.”
Para salaf sangat membenci kenyang berlebihan karena mengeraskan hati dan mengurangi semangat ibadah.
7. Makan dengan Tenang dan Tidak Tergesa-gesa
Nabi ﷺ makan dengan tenang dan mengunyah dengan baik.
Ulama salaf menjadikan kebiasaan makan tenang sebagai cermin keteduhan hati dan keberkahan waktu.
Tidak boleh makan sambil berdiri, kecuali ada keperluan—pendapat yang dipegang mayoritas ulama.
8. Tidak Makan Sambil Bersandar
Nabi ﷺ bersabda: “Aku tidak makan sambil bersandar.”
Ibnul Qayyim menjelaskan bahwa makan sambil bersandar menunjukkan gaya hidup mewah yang tidak disukai Nabi ﷺ.
Para salaf memandang makan sambil bersandar sebagai ciri orang yang terlalu nyaman dan jauh dari sifat wara’.
9. Memungut Makanan yang Jatuh (Jika Bersih)
Sunnah: mengambil makanan yang jatuh lalu membersihkannya.
Imam Malik menyebutnya sebagai bentuk kesyukuran dan menolak sifat menyia-nyiakan nikmat.
Ulama salaf mengatakan: “Barang siapa membiasakan membuang makanan, ia membuka pintu kefakiran tanpa sadar.”
BACA JUGA: 7 Aturan Tertulis Jika Ditraktir Makan, Kamu Harus Tahu!
10. Mengakhiri dengan Alhamdulillah
Rasulullah ﷺ mengajarkan doa setelah makan sebagai bentuk syukur.
Ibn Rajab berkata: “Syukur setelah makan adalah sebab tambahan nikmat.”
Ini juga menjadi pembeda antara hamba yang sadar nikmat dan hamba yang lalai.
Penutup
Adab makan dan minum adalah bagian dari kesempurnaan iman dan cerminan kerendahan hati di hadapan Allah. Para ulama salaf memandang adab ini sebagai penjaga hati, sebab makanan yang diberkahi akan melahirkan ibadah yang lebih kuat. Semakin seseorang menjaga adab makannya, semakin ia merasakan ketenangan batin, keberkahan rezeki, serta syukur yang mendalam terhadap pemberian Allah. []
Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE




