Penyesalan yang Terlambat

Nasrulloh Baksolahar
0 Min Read
Foto: Umar Faqih | Islampos

RIWAYAT -riwayat menyebutkan bahwa Jabalah sering menangis ketika teringat hari keadilannya dengan Umar. Ia berkata:

“Demi Allah, aku telah kecewa dengan keputusanku. Seandainya aku sabar atas hukuman Umar, niscaya aku hidup terhormat dalam Islam.”

Ia menyesali bahwa egonya lebih besar dari keimanannya.

Jabalah wafat dalam keadaan jauh dari kaum Muslimin, kehilangan kerajaan, kehilangan masa depan, dan kehilangan kesempatan menjadi bagian dari sejarah besar Islam di Syam. []

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

TAGGED:
Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *