‘AINdan sihir adalah dua gangguan nyata yang diakui dalam Islam. Namun, syariat tidak membiarkan seorang mukmin tanpa perlindungan dan jalan keselamatan.
1. Berlindung kepada Allah dari keburukan sihir dan hasad
Rasulullah ﷺ mengajarkan doa perlindungan, di antaranya membaca Al-Falaq dan An-Nas, karena keduanya khusus untuk menangkal kejahatan hasad dan sihir (HR. Muslim). Ulama salaf menyebut isti‘adzah sebagai benteng pertama seorang mukmin.
2. Bertakwa kepada Allah Ta‘ala
Allah berfirman, “Barang siapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan memberinya jalan keluar” (QS. Ath-Thalaq: 2). Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma menegaskan, takwa adalah sebab terkuat perlindungan Allah.
BACA JUGA: Jenis-Jenis Sihir: ‘Ain, Qulubi, Hasadi & Solusinya Lewat Ruqyah tanpa Syirik
3. Bersabar atas orang yang mengirim sihir dan hasad
Sabar adalah senjata orang beriman ketika dizalimi, sebagaimana sabda Nabi ﷺ, “Tidaklah seorang hamba bersabar, melainkan Allah akan menambah kemuliaannya” (HR. Muslim). Hasan al-Bashri berkata, “Sabar mematahkan kejahatan musuh.”
4. Bertawakal hanya kepada Allah semata
Allah berfirman, “Barang siapa bertawakal kepada Allah, maka Allah akan mencukupinya” (QS. Ath-Thalaq: 3). Tawakal yang benar membuat hati tidak takut pada sihir maupun pelakunya.
5. Tidak menyibukkan diri memikirkan orang yang membenci
Ibnul Qayyim rahimahullah menjelaskan bahwa terlalu memikirkan musuh justru melemahkan hati. Islam mengajarkan membersihkan hati agar tidak menjadi celah gangguan setan.
6. Fokus beribadah dan kembali kepada Allah
Rasulullah ﷺ bersabda, “Jagalah Allah, niscaya Allah menjagamu” (HR. Tirmidzi). Ulama salaf menegaskan, orang yang dekat dengan Allah akan dijaga dari gangguan makhluk.
7. Bertobat dari segala dosa dan maksiat
Dosa adalah pintu masuk musibah, sebagaimana perkataan Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu, “Musibah turun karena dosa.” Tobat menutup pintu itu dan mendatangkan pertolongan Allah.
8. Bersedekah dan berbuat kebaikan
Nabi ﷺ bersabda, “Bersegeralah bersedekah, karena musibah tidak bisa mendahuluinya” (HR. Baihaqi). Sedekah menjadi sebab tertolaknya bala dan keburukan.
BACA JUGA: Sarang Jin di Dalam Rumah, di Mana Saja?
9. Berbuat baik kepada orang yang menzalimi
Allah berfirman, “Tolaklah kejahatan dengan kebaikan” (QS. Fushshilat: 34). Ibnu Taimiyah menyebut sikap ini melemahkan setan dan memadamkan permusuhan.
10. Memurnikan tauhid hanya kepada Allah
Tauhid adalah benteng terbesar dari sihir dan ‘ain, karena setan tidak berkuasa atas hamba yang ikhlas (QS. Al-Hijr: 42). Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah menegaskan, kuatnya tauhid sebanding dengan kuatnya perlindungan Allah.
Penutup
Sepuluh sebab ini bukan sekadar teori, tetapi jalan amaliah yang ditempuh para nabi dan ulama salaf. Siapa yang menjaga hubungan dengan Allah, niscaya Allah menjaga dirinya dari segala keburukan. []
Disarikan dari:
Asyrah Asbāb lil-Wiqāyah minas-Sihr wal-‘Ain
Syaikh Abdurrazzaq bin Abdul Muhsin al-Badr rahimahullah.
Shahih Fiqih
Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE





