ALLAH Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
وَوَصَّيْنَا الْاِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِۚ حَمَلَتْهُ اُمُّهٗ وَهْنًا عَلٰى وَهْنٍ وَّفِصَالُهٗ فِيْ عَامَيْنِ اَنِ اشْكُرْ لِيْ وَلِوَالِدَيْكَۗ اِلَيَّ الْمَصِيْرُ
“Kami mewasiatkan kepada manusia (agar berbuat baik) kepada kedua orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah dan menyapihnya dalam dua tahun.(Wasiat Kami,) “Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang tuamu.” Hanya kepada-Ku (kamu) kembali.” (Luqmān [31]:14)
Tentang sebab turunnya surat ini, Ats-Tsalabi berkata bahwa ketika Saad bin Abi Waqqash masuk Islam, ibunya berkata,
“Wahai Saad, aku dengar engkau telah murtad dari agama nenek moyangmu. Aku bersumpah tidak akan berteduh, makan, dan minum sampai engkau mengingkari Muhammad ” Maka turunlah ayat ini.
Lalu, Rasulullah saw memerintahkan Saad untuk berlaku baik kepada ibunya, namun tidak boleh mentaati kekufurannya. []
Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

