Di Negara Mana Sebenarnya Dajjal dan Pasukannya akan Keluar? Ini Ciri-cirinya

Yudi
By Yudi
4 Min Read
Foto: Umar Faqih | Islampos

DALAM pembahasan tanda-tanda akhir zaman, salah satu yang paling sering ditanyakan adalah: dari mana keluarnya Dajjal dan pasukannya? Apakah tempat itu benar-benar ada? Dan di mana posisinya saat ini?

Pembahasan ini bersumber dari hadis-hadis Nabi ﷺ yang diriwayatkan dalam kitab-kitab sahih.

1. Khurasan: Wilayah Asal Pasukan Dajjal

Dalam beberapa hadis disebutkan bahwa pasukan Dajjal akan keluar dari wilayah Khurasan.

Rasulullah ﷺ bersabda bahwa Dajjal akan diikuti oleh kaum dari Khurasan, dengan ciri-ciri wajah lebar dan bermata sipit.

Apa Itu Khurasan?

Khurasan adalah wilayah besar dalam sejarah Islam klasik. Dahulu, Khurasan mencakup:

BACA JUGA: Apakah Dajjal Merupakan Anak Cucu Adam?

  • Iran bagian timur

  • Afghanistan

  • Turkmenistan selatan

  • Uzbekistan bagian selatan

Dalam konteks peta modern, wilayah Khurasan paling banyak berada di kawasan yang kini dikenal sebagai:

  • Iran

  • Afghanistan

  • Turkmenistan

Artinya, jika merujuk hadis, pasukan Dajjal akan muncul dari kawasan Asia Tengah hingga Timur Tengah bagian timur.

Namun perlu digarisbawahi, ini bukan berarti negara-negara tersebut sekarang adalah “markas Dajjal”. Hadis berbicara tentang peristiwa akhir zaman yang belum terjadi.

2. Isfahan: Kota yang Disebut Secara Spesifik

Dalam riwayat lain disebutkan bahwa Dajjal akan diikuti oleh 70.000 orang Yahudi dari Isfahan yang memakai thiyalisah (selendang khas).

Kota yang dimaksud adalah:

Isfahan

Isfahan saat ini adalah salah satu kota besar di Iran, terkenal dengan sejarah peradaban Islam dan arsitektur masjidnya yang megah.

Hadis ini bukan berarti seluruh penduduk Isfahan akan mengikuti Dajjal, melainkan menyebutkan kelompok tertentu pada masa tersebut.

3. Tempat Munculnya Dajjal Secara Awal

Sebagian ulama menjelaskan bahwa Dajjal pertama kali akan muncul dari arah timur, lalu bergerak menyebarkan fitnahnya ke berbagai penjuru dunia.

Ada juga riwayat yang menyebutkan bahwa Dajjal saat ini terikat di sebuah pulau, sebagaimana kisah sahabat Tamim Ad-Dari dalam hadis panjang tentang pertemuannya dengan Dajjal.

Namun lokasi pasti pulau tersebut tidak dijelaskan secara detail dan tidak dapat dipastikan secara geografis saat ini.

https://s.shopee.co.id/BNe5MhdZ4

4. Posisi Saat Ini: Masih Gaib dan Belum Terjadi

Penting untuk dipahami:

  • Keluarnya Dajjal adalah peristiwa besar akhir zaman.

  • Belum ada bukti sahih bahwa ia sudah muncul.

  • Tidak boleh menunjuk negara atau wilayah tertentu sebagai “pusat Dajjal” saat ini.

Islam melarang kita berspekulasi tanpa dalil yang jelas. Yang ada hanyalah informasi global dari hadis: arah timur dan wilayah Khurasan.

5. Hikmah Penyebutan Wilayah

Mengapa Rasulullah ﷺ menyebut wilayah tertentu?

Para ulama menjelaskan bahwa ini sebagai:

  • Tanda bagi orang beriman agar waspada

  • Bukti kenabian karena informasi detail tentang masa depan

  • Pengingat bahwa fitnah Dajjal berskala global

Namun fokus utama ajaran tentang Dajjal bukanlah peta geografisnya, melainkan bagaimana cara selamat dari fitnahnya.

6. Cara Selamat dari Fitnah Dajjal

Rasulullah ﷺ mengajarkan beberapa amalan perlindungan:

  1. Menghafal dan membaca 10 ayat pertama Surah Al-Kahfi.

  2. Memperbanyak doa perlindungan dari fitnah Dajjal dalam shalat.

  3. Menjaga keimanan dan menjauhi tempat kemunculannya ketika ia datang.

Karena fitnah Dajjal adalah fitnah terbesar sejak penciptaan Nabi Adam.

Berdasarkan hadis-hadis sahih:

BACA JUGA: Dajjal, Tidak Bisa Masuki Mekkah, Madinah, dan Masjidil Aqsa

  • Pasukan Dajjal disebut berasal dari wilayah Khurasan

  • Disebut pula pengikut dari kota Isfahan

  • Wilayah tersebut kini berada di sekitar Iran, Afghanistan, dan kawasan Asia Tengah

Namun, posisi persis dan waktu kemunculannya masih termasuk perkara gaib yang hanya Allah ketahui.

Yang terpenting bukanlah mencari di mana Dajjal sekarang berada, tetapi mempersiapkan diri agar iman tetap kokoh ketika fitnah itu benar-benar datang.

Karena pada akhirnya, yang menyelamatkan bukanlah lokasi geografis, melainkan keteguhan hati dan keimanan. []

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *