SUATU hari, Saad bin Abi Waqqash menjenguk sahabatnya, Salman Al-Farisi, yang sedang sakit. Ketika Saad datang, Salman terlihat menangis.
Saad pun bertanya, “Mengapa engkau menangis? Bukankah ketika Rasulullah ﷺ wafat, beliau telah ridha kepadamu?”
Salman menjawab, “Aku menangis karena teringat pesan Rasulullah ﷺ kepada kita, bahwa bekal dunia hendaknya seperti bekal seorang musafir. Sementara aku melihat di sekelilingku ada banyak benda.”
Saad kemudian memperhatikan isi rumah Salman. Ternyata, tidak ada kemewahan di sana—hanya perabot sederhana seperti bejana, ember, panci, dan tempat wudhu.
Kemudian Saad berkata, “Wahai Salman, berikanlah aku nasihat yang dapat kupegang setelah kepergianmu.”
Salman pun berwasiat, “Wahai Saad, ingatlah Allah ketika engkau hendak memulai suatu pekerjaan, ketika engkau hendak memutuskan suatu urusan, dan ketika engkau melaksanakan apa yang telah engkau putuskan.” []
Sumber: Abul Laits As-Samarqandi, Tanbihul Ghafilin, Pustaka Amani, 1999
Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE
