Nabi Melamar Khadijah dengan Mahar 20 Ekor Unta, Berapa Nilainya Sekarang?

2 Min Read
Foto: Freepik

KISAH pernikahan Nabi Muhammad dengan Khadijah binti Khuwailid selalu menarik untuk dibahas. Salah satu yang sering ditanyakan adalah mahar yang diberikan. Dalam banyak riwayat, disebutkan bahwa mahar beliau berupa sekitar 20 ekor unta.

Lalu, jika dihitung dengan nilai sekarang, kira-kira berapa ya?

Untuk menjawabnya, kita perlu melihat harga unta masa kini. Berdasarkan data pasar terbaru, harga unta hidup berkisar antara Rp56.000 hingga Rp103.000 per kilogram . Jika satu ekor unta dewasa rata-rata memiliki berat sekitar 400–600 kg, maka harga satu ekor unta bisa diperkirakan berada di kisaran:

Rp22 juta hingga Rp60 juta per ekor (perkiraan rata-rata)

https://shopee.co.id/product/1343587831/27310804639?gads_t_sig=VTJGc2RHVmtYMTlxTFVSVVRrdENkVHQ3ZkZSUTMrR3pBWmZZNzdrcnRBMGQ5Mk1KZHhtSGtnTWtzVThsYU9vOW9tR2ttNnRJQnBkZzdXbEhLallWVVd0TzlrNHYzQm1QOGxrd1Awcy9PZ0xwMjZMWVZLUXYwa1J6Q0cra0xUbFVWS2VPeGU4dVZFM3R2aVRYV0lrOEgyUzJ1Nk5RVTUxTjVHeVZ0enhPNGRzPQ&mmp_pid=an_11336250108&uls_trackid=54johp4400l6&utm_campaign=id_HSaHp71NrV&utm_content=----&utm_medium=affiliates&utm_source=an_11336250108&utm_term=e8k5u62pusnw

Mari kita ambil angka tengah yang cukup realistis, yaitu sekitar Rp40 juta per ekor.

Jika mahar yang diberikan adalah 20 ekor unta, maka nilainya menjadi:

20 x Rp40 juta = Rp800 juta

Artinya, jika dikonversi ke nilai sekarang, mahar tersebut bisa setara dengan sekitar Rp800 juta, bahkan bisa lebih dari Rp1 miliar jika menggunakan kualitas unta terbaik.

Namun, penting untuk dipahami bahwa nilai ini bukan sekadar angka materi. Di masa itu, unta adalah aset yang sangat berharga. Ia bukan hanya hewan, tetapi juga alat transportasi, sumber pangan, bahkan simbol kekayaan dan status sosial.

BACA JUGA: Tekanan Psikologis Kafir Quraisy saat Khadijah Menjadi Istri Rasulullah ﷺ

Yang menarik, Khadijah binti Khuwailid sendiri adalah seorang wanita yang sangat kaya. Bahkan, sebagian riwayat menyebutkan bahwa beliau tidak memandang mahar dari sisi besar kecilnya, tetapi dari kejujuran dan akhlak Nabi Muhammad.

Di sinilah pelajaran pentingnya. Mahar memang memiliki nilai, tetapi bukan itu yang utama. Yang jauh lebih penting adalah keberkahan, tanggung jawab, dan komitmen dalam membangun rumah tangga.

Jadi, meskipun jika dihitung hari ini nilainya bisa ratusan juta rupiah, esensi dari pernikahan tersebut tetap sederhana: keimanan, kejujuran, dan kemuliaan akhlak. []

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *