MALAM hari sering kali menjadi waktu yang membuat pemilik kucing bingung. Suasana yang seharusnya tenang justru diisi dengan suara kucing yang mengeong tanpa henti. Sebagian orang bahkan mengaitkannya dengan hal-hal gaib, seperti anggapan bahwa kucing sedang melihat jin. Namun, benarkah demikian? Mari kita lihat dari sudut pandang ilmiah.
Secara alami, kucing adalah hewan nokturnal atau lebih tepatnya crepuscular, yaitu aktif pada waktu senja dan malam hari. Naluri ini berasal dari leluhur mereka di alam liar yang berburu saat cahaya redup. Jadi, ketika kucing Anda menjadi lebih aktif dan vokal di malam hari, itu sebenarnya adalah perilaku yang sangat normal.
Salah satu penyebab utama kucing mengeong terus adalah kebutuhan komunikasi. Kucing menggunakan suara untuk menyampaikan berbagai hal kepada manusia—lapar, bosan, ingin bermain, atau bahkan merasa kesepian. Jika kebutuhan ini tidak terpenuhi di siang hari, mereka akan “menagihnya” di malam hari.
Selain itu, faktor lingkungan juga berperan. Pendengaran kucing jauh lebih tajam dibanding manusia. Mereka mampu menangkap suara-suara kecil seperti tikus di dinding, serangga, atau bahkan suara langkah dari kejauhan. Apa yang bagi kita sunyi, bagi kucing justru penuh “aktivitas”. Inilah yang sering membuat mereka tampak seperti melihat sesuatu yang tidak terlihat oleh manusia.
Lalu bagaimana dengan anggapan bahwa kucing melihat jin? Dalam kajian ilmiah, tidak ada bukti yang mendukung bahwa kucing dapat melihat makhluk gaib. Perilaku mereka yang tampak “aneh” biasanya dapat dijelaskan oleh respons terhadap rangsangan nyata—baik suara, bau, maupun gerakan kecil yang tidak kita sadari.
Ada juga kemungkinan faktor kesehatan. Kucing yang terus mengeong bisa mengalami stres, gangguan hormon, atau kondisi medis tertentu. Misalnya, kucing betina yang sedang birahi akan lebih vokal. Kucing yang lebih tua juga bisa mengalami disorientasi atau gangguan kognitif, sehingga sering mengeong tanpa sebab yang jelas.
Di sisi lain, kebiasaan pemilik juga memengaruhi. Jika kucing terbiasa tidur sepanjang hari tanpa stimulasi, maka energi mereka akan “meledak” di malam hari. Kurangnya aktivitas fisik dan mental menjadi pemicu utama perilaku ini.
BACA JUGA: Apakah Kucing Tahu Namanya saat Dipanggil?
Jadi, daripada langsung mengaitkannya dengan hal mistis, lebih bijak untuk melihat penyebab yang nyata dan terukur. Pastikan kucing Anda mendapatkan cukup makanan, perhatian, dan waktu bermain, terutama menjelang malam. Lingkungan yang nyaman dan rutinitas yang konsisten juga sangat membantu mengurangi perilaku mengeong berlebihan.
Kesimpulannya, kucing yang mengeong di malam hari bukanlah tanda bahwa mereka melihat jin, melainkan bentuk komunikasi dan respons terhadap lingkungan serta kebutuhan mereka. Memahami perilaku ini secara ilmiah akan membantu kita menjadi pemilik yang lebih bijak—tidak mudah takut, dan lebih peduli terhadap kesejahteraan hewan peliharaan kita. []
Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

