“Dokter” Hasan Nadwi

Nasrulloh Baksolahar
1 Min Read
Foto: Umar Faqih | Islampos

ABUL Hasan Ali Hasani Nadwi adalah seorang ulama besar dari India yang dikenal luas melalui karya-karyanya, terutama dalam bidang sirah Nabawiyah. Nasabnya tersambung kepada para ulama besar, di antaranya Abdul Qadir al-Jilani.

Pada tahun 1970-an di Qatar, Yusuf al-Qaradawi pernah bertemu dengan Hasan An-Nadwi. Dalam pertemuan itu, Nadwi mengungkapkan kondisi lembaga pendidikan yang dipimpinnya, Nadwatul Ulama, yang tengah mengalami keterbatasan dana.

Beberapa sahabatnya menyarankan agar beliau mendatangi para pengusaha dan pejabat untuk meminta bantuan. Namun, beliau menjawab dengan tegas:

“Saya tidak dapat melakukannya.”

Mereka pun bertanya, “Mengapa?”

Hasan An-Nadwi menjelaskan dengan sebuah perumpamaan yang dalam:

“Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang sakit. Penyakit mereka adalah cinta dunia. Sedangkan kita adalah dokter bagi mereka. Bagaimana mungkin seorang dokter mengobati pasiennya jika ia justru menengadahkan tangan meminta bantuan kepada pasiennya?”

https://id.shp.ee/LjngkWz

Beliau melanjutkan:

“Itu sama saja kita meminta bagian dari dunia mereka, padahal tugas kita adalah menyembuhkan mereka dari penyakit dunia tersebut.”

Mendengar penjelasan itu, para sahabatnya pun terdiam. Mereka menyadari bahwa sikap Hasan An-Nadwi bukan sekadar penolakan, tetapi cerminan dari ketinggian prinsip, kemuliaan jiwa, dan kejernihan visi dakwah yang tidak ingin terikat oleh kepentingan dunia. []

Sumber: Yusuf Al-Qardhawi, Hasan An-Nadwi dalam Kenangan, Kafila Press, 2000

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *