Amal itu Anugerah dari Allah

1 Min Read
Foto: Umar Faqih | Islampos

MUHAMMAD bin Musa Ar-Razi meriwayatkan bahwa Yusuf bin Husain Ar-Razi pernah berkata:

“Ujub yang lahir dari amal, karena seseorang lupa melihat bahwa amal tersebut adalah anugerah.”

Ungkapan ini menegaskan bahwa sumber penyakit hati bukan pada amal itu sendiri, melainkan pada hilangnya kesadaran bahwa setiap kebaikan berasal dari Allah. Ketika seseorang merasa amalnya murni hasil usahanya, di situlah ujub mulai tumbuh.

Dalam kesempatan lain, beliau berkata:

“Ilmu orang-orang arif adalah bahwa Allah senantiasa melihat mereka. Karena itu, mereka merasa malu kepada-Nya jika lebih mengutamakan sesuatu selain Allah.”

Kesadaran akan pengawasan Allah melahirkan rasa malu yang menjaga hati dari penyimpangan niat. Amal tidak lagi menjadi ajang kebanggaan, tetapi menjadi jalan untuk mendekat.

Beliau juga mengatakan:

“Sebesar rasa takutmu kepada Allah, sebesar itu pula keseganan manusia kepadamu. Sebesar cintamu kepada Allah, sebesar itu pula cinta manusia kepadamu. Dan sebesar kesibukanmu dengan Allah, sebesar itu pula manusia akan sibuk dengan urusanmu.”

Dengan demikian, seluruh amal sejatinya kembali kepada hubungan seorang hamba dengan Allah. Ketika hati lurus dan penuh kesadaran, amal menjadi cahaya. Namun ketika lupa bahwa amal adalah anugerah, ia justru berubah menjadi sumber kesombongan. []

Sumber: Ibnul Jauzy, Shifatush Shafwah, Pustaka Azzam, 2015

https://s.shopee.co.id/20pLWwsJjd

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *