PADA suatu masa, Salahuddin al-Ayyubi pernah berada dalam kondisi yang sangat genting. Pasukannya terjepit dalam kepungan Tentara Salib, sementara waktu terus berjalan menuju pagi, saat pertempuran akan dimulai.
Malam itu dihabiskan sepenuhnya untuk merancang strategi. Ia tidak tidur dan bahkan tidak memiliki kesempatan untuk beristirahat. Di tengah kelelahan dan tekanan yang memuncak, datanglah nasihat dari penasehatnya, Ibnu Syidad.
Ia berkata, “Hari ini adalah hari Jumat. Mandilah sebelum berangkat, lalu laksanakan shalat sebagaimana biasa di Masjid Al-Aqsa. Bersedekahlah secara sembunyi-sembunyi. Perbanyaklah shalat antara azan dan iqamah, dan panjatkan doa saat sujud.”
Ia pun mengajarkan doa yang sarat dengan kepasrahan:
“Ya Rabbi, telah terputus segala sebab dari bumi yang kumiliki untuk menolong agama-Mu. Tidak ada yang tersisa bagiku kecuali kembali kepada-Mu. Aku berlindung dengan tali-Mu dan bergantung pada karunia-Mu. Cukuplah Engkau sebagai Pelindungku, dan Engkau sebaik-baik tempat berlindung. Engkau Maha Mulia, dan Engkau tidak akan mengecewakan harapanku.”
Salahuddin menjalankan semua nasihat tersebut dengan penuh keyakinan. Ia bersiap bukan hanya dengan strategi, tetapi juga dengan ketundukan total kepada Allah.
Tak lama kemudian, kabar datang dari pasukan intelijen. Tentara Salib justru terjebak di tengah gurun, mengalami kekurangan air, dan dilanda perselisihan di antara mereka. Dalam kondisi itu, mereka akhirnya memilih mundur dan kembali ke benteng.
Peristiwa ini menunjukkan bahwa di saat segala ikhtiar terasa buntu, pertolongan Allah datang dari arah yang tidak disangka-sangka. []
Sumber: Ali Muhammad Ash-Shallabi, Salahuddin Al-Ayyubi, Pustaka Al-Kautsar, 2015
Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

