SEEKOR anjing yang tidak memiliki akal dan pengetahuan, ketika lapar dan tidak menemukan makanan, akan mendatangi manusia sambil menggerakkan ekornya. Seakan-akan ia berkata,
“Berilah aku roti, karena aku tidak memilikinya, sementara engkau memiliki apa yang kubutuhkan.”
Jika seekor anjing saja mampu bersikap demikian, mengapa manusia tidak?
Maka, “gerakkanlah ekormu” dengan berdoa. Sebab doa adalah bentuk permohonan yang agung. Ketika berada dalam kekurangan, mintalah bagianmu kepada Pemilik segala kedermawanan dan kekayaan.
Allah sangat dekat dengan manusia. Setiap pikiran dan gagasan yang hadir dalam dirimu berada dalam pengetahuan-Nya, bahkan berasal dari-Nya. Namun, justru karena kedekatan-Nya itulah, manusia sering tidak menyadari kehadiran-Nya. []
Sumber: Jalaluddin Rumi, Fihi Ma Fihi, Penerbit Forum, 2016
Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

