Apa Ciri Orang yang Akan Terkena Diabetes?

3 Min Read
Foto: Freepik

DIABETES bukan penyakit yang muncul secara tiba-tiba. Dalam banyak kasus, tubuh sebenarnya sudah memberi tanda jauh sebelum seseorang benar-benar didiagnosis diabetes. Sayangnya, banyak orang menganggap gejala-gejala awal ini hanya sebagai hal biasa. Padahal jika dikenali sejak dini, risiko diabetes bisa ditekan dengan perubahan pola hidup yang tepat.

Salah satu ciri paling umum adalah sering merasa haus berlebihan. Orang yang mulai mengalami gangguan gula darah biasanya lebih cepat haus, bahkan setelah banyak minum. Ini terjadi karena tubuh berusaha membuang kelebihan gula melalui urine sehingga cairan tubuh lebih cepat berkurang.

Selain itu, frekuensi buang air kecil juga meningkat, terutama pada malam hari. Jika seseorang mulai sering bolak-balik ke kamar mandi tanpa sebab yang jelas, itu bisa menjadi tanda kadar gula darah sedang tinggi.

Ciri berikutnya adalah mudah lapar. Anehnya, meskipun sudah makan cukup banyak, tubuh tetap merasa kurang tenaga dan cepat lapar kembali. Hal ini terjadi karena gula yang ada dalam darah sulit masuk ke sel tubuh akibat gangguan insulin, sehingga tubuh seperti kekurangan energi.

https://s.shopee.co.id/AAAfDFMpgf

Berat badan yang turun tanpa sebab juga perlu diwaspadai. Banyak orang mengira penurunan berat badan adalah hal baik, padahal jika terjadi drastis tanpa diet atau olahraga, itu bisa menjadi tanda diabetes. Tubuh mulai membakar lemak dan otot sebagai sumber energi karena gula tidak dapat digunakan dengan baik.

Kemudian ada rasa mudah lelah dan mengantuk. Orang dengan gula darah tinggi sering merasa tubuhnya lemas, tidak bertenaga, dan sulit fokus. Bahkan setelah istirahat cukup, rasa capek tetap terasa.

Ciri lainnya adalah luka yang sulit sembuh. Misalnya luka kecil di kaki atau tangan yang biasanya sembuh dalam beberapa hari, tetapi kini membutuhkan waktu lama. Diabetes dapat mengganggu aliran darah dan kemampuan tubuh memperbaiki jaringan.

Tidak sedikit juga yang mengalami kesemutan di tangan atau kaki. Ini terjadi karena kadar gula yang tinggi mulai memengaruhi saraf tubuh. Jika dibiarkan terus-menerus, kerusakan saraf bisa menjadi lebih serius.

BACA JUGA:  Kulit Menghitam, Benarkah Tanda Diabetes? Ini Penjelasannya

Faktor risiko diabetes biasanya lebih besar pada orang yang jarang olahraga, sering mengonsumsi minuman manis, kurang tidur, stres berlebihan, obesitas, atau memiliki riwayat keluarga diabetes.

Karena itu, penting untuk mulai menjaga pola hidup sejak sekarang. Kurangi gula berlebihan, rutin bergerak, jaga berat badan, dan lakukan pemeriksaan gula darah secara berkala. Diabetes memang berbahaya, tetapi banyak kasus sebenarnya bisa dicegah jika tanda-tandanya dikenali lebih awal. []

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *