PADA suatu hari, Umar bin Khattab melihat seorang laki-laki yang menundukkan lehernya. Maka Umar berkata,
“Wahai engkau yang memiliki leher, angkatlah lehermu. Khusyuk bukanlah pada menundukkan leher. Sesungguhnya khusyuk itu terletak di dalam hati.”
Pada kesempatan lain, Abu Umamah bin al-Bahili melihat seseorang di masjid menangis saat sujud. Lalu ia berkata,
“Wahai engkau, lakukanlah sikap seperti itu di dalam rumahmu. Jangan di masjid, karena dapat mengganggu orang lain dan rentan terinterupsi oleh riya.”
Demikianlah, khusyuk bukan terletak pada penampilan lahir, tetapi pada ketundukan hati yang tersembunyi.
Sumber:
Al-Ghazali, Ihya Ulumuddin, Republika, 2016
Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

