Di jalanan, terutama di kota-kota besar, sering terlihat anak muda naik motor tanpa helm. Padahal aturan sudah jelas, risiko kecelakaan juga nyata. Fenomena ini cukup sering dikaitkan dengan generasi muda sekarang atau Gen Z. Tapi sebenarnya, kenapa banyak dari mereka malas memakai helm?
Salah satu alasannya adalah soal kenyamanan. Banyak anak muda merasa helm bikin gerah, rambut rusak, makeup berantakan, atau terasa sesak saat dipakai. Apalagi kalau perjalanan hanya dekat, mereka merasa tidak perlu repot memakai helm. Padahal justru banyak kecelakaan terjadi dalam jarak dekat karena orang merasa terlalu santai.
Selain itu, ada faktor gaya hidup dan penampilan. Di era media sosial, penampilan sering jadi perhatian utama. Sebagian anak muda lebih mementingkan outfit, gaya rambut, atau terlihat keren dibanding keselamatan. Ada yang merasa helm mengurangi rasa percaya diri saat berkendara, terutama ketika sedang nongkrong atau membuat konten.
Faktor berikutnya adalah kebiasaan lingkungan. Kalau teman-teman di sekitar juga sering naik motor tanpa helm, akhirnya perilaku itu dianggap normal. Lama-lama muncul pola pikir, “Ah, aman kok,” atau “Cuma sebentar.” Padahal kecelakaan tidak pernah memberi tanda lebih dulu.
Ada juga yang merasa dirinya masih muda sehingga lebih berani mengambil risiko. Secara psikologis, usia muda memang cenderung lebih suka mencoba hal spontan dan kadang meremehkan bahaya. Mereka tahu helm penting, tetapi merasa kemungkinan buruk tidak akan terjadi pada dirinya.
Padahal fungsi helm sangat besar. Helm melindungi kepala dari benturan keras yang bisa menyebabkan gegar otak, cacat permanen, bahkan kematian. Dalam banyak kasus kecelakaan motor, bagian kepala menjadi area paling fatal ketika pengendara tidak memakai helm.
BACA JUGA: Ciri-ciri Helm Motor yang Ga Nyaman Dipakai, Ini Dia
Kesadaran memakai helm sebenarnya bukan soal takut ditilang polisi saja, tetapi soal menghargai nyawa sendiri. Keren di jalan itu bukan tentang tampil nekat, melainkan tentang bisa pulang dengan selamat. Anak muda yang benar-benar dewasa bukan yang berani melanggar aturan, tetapi yang mampu menjaga dirinya dan orang yang menunggu di rumah.
Helm memang sederhana. Namun benda sederhana itu sering menjadi pembatas antara luka ringan dan tragedi besar. []
Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

