SHALAT Dhuha adalah salah satu shalat sunnah yang sangat dianjurkan dalam Islam. Banyak kaum muslimin mengenalnya sebagai shalat pembuka rezeki, karena di dalamnya terdapat keberkahan, ketenangan hati, dan pahala yang besar. Rasulullah ﷺ sendiri tidak hanya mengajarkan shalat ini, tetapi juga sering mengamalkannya serta mewasiatkannya kepada para sahabat.
Namun, masih banyak yang bertanya: kapan sebenarnya waktu terbaik untuk melaksanakan shalat Dhuha? Apakah sejak matahari terbit sudah boleh? Ataukah ada waktu yang lebih utama?
Memahami waktu terbaik shalat Dhuha penting agar ibadah yang kita lakukan semakin sesuai dengan sunnah Nabi ﷺ dan lebih besar pahalanya di sisi Allah.
Apa Itu Shalat Dhuha?
Shalat Dhuha adalah shalat sunnah yang dikerjakan pada waktu dhuha, yaitu setelah matahari terbit dan naik hingga sebelum masuk waktu zhuhur.
Jumlah rakaatnya minimal dua rakaat, dan maksimalnya menurut sebagian ulama delapan rakaat, meskipun ada pula yang membolehkan lebih dari itu.
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Pada setiap pagi, setiap persendian salah seorang dari kalian memiliki kewajiban sedekah… dan dua rakaat dhuha mencukupi semua itu.”
(HR. Muslim)
Hadits ini menunjukkan besarnya keutamaan shalat Dhuha.
BACA JUGA: Bolehkah Shalat Dhuha Berdekatan dengan Shalat Dzuhur?
Kapan Waktu Shalat Dhuha Dimulai?
Waktu shalat Dhuha dimulai setelah matahari terbit setinggi tombak. Para ulama memperkirakan sekitar 15–20 menit setelah matahari terbit.
Hal ini karena ada waktu terlarang untuk shalat tepat setelah matahari baru muncul.
Jadi, misalnya matahari terbit pukul 05.50, maka shalat Dhuha bisa dimulai sekitar pukul 06.10 atau setelahnya.
Waktu Dhuha terus berlangsung hingga menjelang masuk waktu zhuhur.

Waktu Terbaik Shalat Dhuha
Walaupun shalat Dhuha boleh dilakukan sejak matahari naik, para ulama menjelaskan bahwa waktu terbaiknya adalah ketika matahari mulai terasa panas dan tinggi.
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Shalat orang-orang yang kembali kepada Allah adalah ketika anak unta mulai kepanasan.”
(HR. Muslim)
Para ulama menjelaskan bahwa maksud hadits ini adalah ketika sinar matahari sudah mulai menyengat permukaan bumi. Biasanya sekitar seperempat siang atau mendekati pertengahan waktu sebelum zhuhur.
Dalam perkiraan waktu sekarang, biasanya sekitar pukul 09.00 hingga 11.00 pagi, tergantung kondisi daerah dan waktu matahari.
Inilah waktu yang paling utama untuk mengerjakan shalat Dhuha.
Mengapa Waktu Itu Lebih Utama?
Ada hikmah besar mengapa waktu tersebut lebih utama.
Pada waktu pagi menjelang siang, manusia biasanya mulai sibuk dengan pekerjaan, perdagangan, aktivitas rumah tangga, dan urusan dunia lainnya. Ketika seseorang menyempatkan diri untuk shalat di tengah kesibukan itu, maka hal tersebut menunjukkan keikhlasan dan kecintaannya kepada Allah.
Selain itu, waktu tersebut juga merupakan waktu ketika tubuh sedang kuat dan pikiran mulai aktif. Maka ibadah yang dilakukan pada saat itu menunjukkan kesungguhan seorang hamba.
Ibnu Qayyim rahimahullah menjelaskan bahwa waktu terbaik Dhuha adalah saat panas mulai kuat, karena itulah waktu yang disebutkan dalam hadits Nabi ﷺ.
Bolehkah Shalat Dhuha di Awal Waktu?
Tentu saja boleh. Jika seseorang memiliki kesibukan atau khawatir tidak sempat melakukannya di akhir waktu dhuha, maka ia boleh mengerjakannya di awal waktu.
Islam adalah agama yang memudahkan. Jangan sampai seseorang meninggalkan shalat Dhuha hanya karena merasa belum masuk waktu yang paling utama.
BACA JUGA: Kenapa Kebanyakan Orang Sulit Istiqamah Shalat Dhuha?
Yang terpenting adalah menjaga kebiasaan ibadah tersebut secara istiqamah.
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Amalan yang paling dicintai Allah adalah amalan yang terus-menerus walaupun sedikit.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Penutup
Shalat Dhuha merupakan ibadah sunnah yang penuh keutamaan dan keberkahan. Waktunya dimulai sekitar 15–20 menit setelah matahari terbit hingga sebelum masuk zhuhur.
Namun, waktu terbaik untuk melaksanakannya adalah ketika matahari mulai tinggi dan panas mulai terasa, sekitar pukul 09.00 hingga menjelang zhuhur.
Meski demikian, siapa saja tetap boleh melaksanakan shalat Dhuha di awal waktunya sesuai kemampuan dan kesempatannya.
Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba yang menjaga shalat sunnah dan dimudahkan untuk istiqamah dalam ibadah. Aamiin. []
Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

