Kaki Kesemutan saat Duduk Terlalu Lama? Gejala Apa Ini?

Umar Faqih
3 Min Read
Foto: Pinterest

HAMPIR semua orang pernah mengalami kesemutan, terutama setelah duduk terlalu lama dengan posisi tertentu. Biasanya kaki terasa kebas, seperti ditusuk-tusuk jarum kecil, lalu sulit digerakkan untuk beberapa saat. Meski terasa tidak nyaman, kondisi ini sebenarnya cukup umum terjadi dan biasanya tidak berbahaya.

Kesemutan muncul karena adanya tekanan pada saraf atau terganggunya aliran darah di bagian tubuh tertentu. Saat kita duduk terlalu lama, terutama dengan posisi kaki tertekuk atau tertindih, saraf dan pembuluh darah bisa tertekan sehingga sinyal dari saraf tidak berjalan normal.

Saraf dan Aliran Darah Bisa Terhambat

Tubuh manusia memiliki jaringan saraf yang bertugas mengirim sinyal dari otak ke seluruh tubuh. Ketika posisi duduk membuat saraf tertekan terlalu lama, pengiriman sinyal tersebut menjadi terganggu. Akibatnya, muncul sensasi kebas atau kesemutan pada kaki.

Selain saraf, aliran darah juga dapat terhambat. Darah membawa oksigen dan nutrisi penting ke jaringan tubuh. Jika aliran darah melambat karena posisi duduk tertentu, bagian kaki akan terasa mati rasa sementara. Setelah posisi diubah dan aliran darah kembali lancar, sensasi kesemutan biasanya perlahan menghilang.

https://s.shopee.co.id/50VOdChxP6

Posisi Duduk Sangat Berpengaruh

Beberapa posisi duduk lebih mudah menyebabkan kesemutan, seperti duduk bersila terlalu lama, menekuk kaki, atau duduk di kursi sempit dalam waktu panjang. Posisi tersebut dapat memberi tekanan lebih besar pada saraf dan pembuluh darah di area kaki.

Kurang bergerak juga membuat otot menjadi tegang sehingga tekanan pada saraf semakin terasa. Karena itu, orang yang terlalu lama duduk saat belajar, bekerja, atau bermain game lebih sering mengalami kesemutan.

Kapan Kesemutan Perlu Diwaspadai?

Kesemutan sesekali umumnya normal dan akan hilang sendiri setelah tubuh bergerak kembali. Namun jika kesemutan terjadi terlalu sering, berlangsung lama, atau disertai nyeri dan kelemahan otot, kondisi tersebut perlu diperhatikan lebih lanjut.

Dalam beberapa kasus, kesemutan berkepanjangan bisa berkaitan dengan gangguan kesehatan tertentu, seperti masalah saraf, diabetes, atau kekurangan vitamin tertentu. Karena itu, penting untuk memeriksakan diri jika keluhan terasa tidak biasa.

BACA JUGA: Ciri-ciri Tubuh Tidak Sehat yang Bisa Dikenali Lewat Kuku Jari Tangan dan Kaki

Cara Mengurangi Risiko Kesemutan

Agar kaki tidak mudah kesemutan, cobalah mengubah posisi duduk secara berkala dan jangan terlalu lama berada dalam satu posisi. Berdiri sejenak, berjalan ringan, atau melakukan peregangan dapat membantu melancarkan aliran darah dan mengurangi tekanan pada saraf.

Kesemutan saat duduk terlalu lama memang sering terjadi, tetapi hal itu menjadi tanda bahwa tubuh membutuhkan pergerakan. Dengan menjaga posisi tubuh dan rutin bergerak, risiko kesemutan bisa dikurangi.[]

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *