DALAM kitab Shaidul Khathir, Ibnu Jauzy, mencatat nasihat Hamzah bin Abdul Muthalib kepada Wahsyi yang membunuhnya pada perang Uhud. Hamzah berkata,
“Berlaku cermatlah! Jangan engkau lihat ke mana kilat itu menyambar. Kilat itu mungkin hanya tipuan belaka. Pejamkan matamu, engkau akan selamat dari mara bahaya. Engkau akan dapatkan dan peroleh pahala.”
Hamzah melanjutkan,
“Petaka kaum muda adalah larut dalam nafsunya. Awal dari nafsu adalah mata.”
Banyak yang mendekati fitnah. Padahal mendekati fitnah itu seperti seseorang yang masuk ke medan tempur, dan musuh atau hawa nafsu bisa membunuhnya dari arah yang tak pernah sama sekali diperhitungkan. []
Sumber:
Ibnu Jauzy, Shaidul Khathir, Maghfirah Pustaka, 2007
Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

