Ketahui Bahayanya: Makan Terlalu Cepat

Umar Faqih
4 Min Read
Foto: Pinterest

BANYAK orang terbiasa makan dengan cepat karena kesibukan atau sudah menjadi kebiasaan sehari-hari. Ada yang makan sambil bekerja, bermain ponsel, atau terburu-buru karena waktu istirahat yang singkat. Akibatnya, makanan dikunyah hanya beberapa kali lalu langsung ditelan.

Sekilas kebiasaan ini terlihat biasa saja. Namun, ternyata makan terlalu cepat dapat memberikan dampak pada sistem pencernaan. Tubuh membutuhkan waktu untuk memproses makanan dengan baik, dimulai sejak makanan masuk ke mulut.

Karena itu, cara makan bukan hanya soal kenyang, tetapi juga memengaruhi kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Proses Pencernaan Dimulai dari Mulut

Pencernaan sebenarnya sudah dimulai sejak makanan dikunyah di dalam mulut. Gigi berfungsi menghancurkan makanan menjadi bagian yang lebih kecil agar lebih mudah dicerna oleh lambung.

BACA JUGA:  Benarkah Sarapan Adalah Waktu Makan Paling Penting?

Selain itu, air liur juga memiliki enzim yang membantu memulai proses pemecahan makanan. Jika seseorang makan terlalu cepat dan jarang mengunyah, maka lambung harus bekerja lebih keras untuk menghancurkan makanan yang masih besar.

Hal inilah yang dapat membuat sistem pencernaan menjadi kurang nyaman. Karena itu, mengunyah makanan dengan baik sangat penting untuk membantu kerja organ pencernaan.

Makan Cepat Bisa Menyebabkan Gangguan Pencernaan

Salah satu dampak yang paling sering dirasakan akibat makan terlalu cepat adalah perut terasa penuh atau begah. Saat makan terburu-buru, udara juga lebih mudah masuk ke dalam saluran pencernaan sehingga menyebabkan kembung.

Selain itu, makanan yang tidak dikunyah dengan baik dapat membuat lambung bekerja lebih berat. Beberapa orang akhirnya mengalami keluhan seperti:

-Perut tidak nyaman

-Mudah sendawa
-Mual ringan

-Nyeri lambung

-Gangguan asam lambung

Pada sebagian orang, makan terlalu cepat juga dapat membuat tubuh sulit mengenali rasa kenyang. Akibatnya, seseorang cenderung makan lebih banyak dari yang dibutuhkan.

https://s.shopee.co.id/LhtgZhWNW

Tubuh Membutuhkan Waktu untuk Merasa Kenyang

Otak tidak langsung menerima sinyal kenyang begitu makanan masuk ke perut. Tubuh biasanya membutuhkan waktu sekitar beberapa menit untuk memberi tanda bahwa kebutuhan makan sudah cukup.

Jika seseorang makan terlalu cepat, makanan yang masuk bisa sudah terlalu banyak sebelum tubuh sempat memberi sinyal kenyang. Inilah sebabnya orang yang makan terburu-buru sering merasa terlalu kenyang setelah selesai makan.

Kebiasaan ini dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko berat badan berlebih. Karena itu, makan perlahan membantu seseorang lebih mudah mengontrol porsi makan.

Pengaruh terhadap Kesehatan Lambung

Makan cepat juga dapat memengaruhi kondisi lambung, terutama pada orang yang memiliki masalah pencernaan tertentu. Ketika makanan masuk dalam jumlah besar dan cepat, lambung harus bekerja lebih keras untuk mencernanya.

Pada beberapa orang, kondisi ini bisa memicu naiknya asam lambung atau rasa panas di dada. Apalagi jika setelah makan seseorang langsung berbaring atau kurang minum air putih.

Walaupun makan cepat bukan satu-satunya penyebab gangguan lambung, kebiasaan ini tetap dapat memperburuk kondisi pencernaan jika dilakukan terus-menerus.

BACA JUGA: Kenapa Nafsu Makan Bisa Hilang Saat Sedang Sakit?

Cara Membiasakan Makan Lebih Perlahan

Mengubah kebiasaan makan cepat memang tidak selalu mudah, terutama bagi orang yang terbiasa hidup terburu-buru. Namun, ada beberapa cara sederhana yang bisa dicoba.

Pertama, kunyah makanan lebih lama sebelum menelan. Kedua, hindari makan sambil bermain ponsel atau melakukan pekerjaan lain. Ketiga, cobalah meletakkan sendok beberapa detik di sela-sela suapan agar ritme makan menjadi lebih lambat.

Selain itu, usahakan makan dalam suasana yang tenang dan tidak terburu-buru. Dengan begitu, tubuh juga akan terasa lebih nyaman saat mencerna makanan.

Makan terlalu cepat memang dapat mengganggu sistem pencernaan, terutama jika dilakukan terus-menerus. Kebiasaan ini dapat menyebabkan perut begah, kembung, sulit mengenali rasa kenyang, hingga memperberat kerja lambung.

Karena itu, makan perlahan dan mengunyah makanan dengan baik merupakan kebiasaan sederhana yang penting untuk kesehatan. Selain membantu pencernaan bekerja lebih optimal, cara makan yang tenang juga membuat tubuh terasa lebih nyaman setelah makan.[]

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *