Kekhawatiran Seorang Ayah Ulama tentang Penyusuan

Nasrulloh Baksolahar
1 Min Read
Foto: Freepik

SALAH satu kisah yang sering dikutip dalam literatur tarbiyah adalah kisah keluarga Abu Muhammad Al-Juwaini, ayah dari Imam Haramain Abdul Malik Al-Juwaini, ulama besar yang kelak menjadi guru dari Imam Al-Ghazali.

Ketika putranya lahir, Abu Muhammad berpesan kepada istrinya agar tidak membiarkan perempuan lain menyusui anak mereka.

Suatu hari, istrinya jatuh sakit sehingga air susunya berhenti mengalir. Bayi kecil itu menangis kehausan. Mendengar tangisan tersebut, seorang perempuan tetangga yang merasa iba masuk ke rumah dan menyusui bayi itu beberapa saat.

Tak lama kemudian Abu Muhammad Al-Juwaini pulang.

Ketika melihat putranya sedang disusui oleh perempuan lain, ia segera menghentikan proses tersebut. Setelah perempuan itu pergi, ia berusaha mengeluarkan susu yang telah diminum anaknya.

Kemudian ia berkata:

“Aku lebih rela anak ini meninggal ketika masih kecil daripada rusak perangainya karena meminum susu dari perempuan yang tidak diketahui ketaatannya kepada Allah.”

Bertahun-tahun kemudian, bayi itu tumbuh menjadi Imam Haramain Abdul Malik Al-Juwaini, salah satu ulama terbesar dalam sejarah Islam.

Bahkan dalam beberapa riwayat disebutkan bahwa ketika beliau merasakan gejolak emosi yang kuat dalam dirinya, beliau pernah mengaitkannya dengan peristiwa penyusuan tersebut. []

Sumber:
Buya Hamka, Tafsir Al-Azhar, GIP, 2021

https://s.shopee.co.id/60M1zoHWHp

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *