JUNAID Al-Baghdadi berkata bahwa malu kepada Allah itu muncul karena merasakan kenikmatan yang diberikan Allah, namun pada sisi lain, menyadari kelalaian dirinya kepada Allah.
Menurut Ibnu Qayyim kata al-Haya’u bermakna malu berasal dari kata al-Hayah yang berarti kehidupan. Artinya, sejauh mana hati itu hidup, sejauh itu pula malu kepada Allah itu hidup.
Efek dari malu kepada Allah, menurut Ibnu Allan adalah mendorong seseorang untuk meninggalkan segala keburukan, baik perkataan maupun perbuatan, serta sikap yang dapat mencegah dirinya dari kelalaian dalam melaksanakan hak orang lain. []
Sumber:
Mahmud Misri, Ensiklopedi Akhlak Rasulullah, Pustaka Al-Kautsar, 2019
Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

