Benarkah Muka Hitam Tanda-Tanda Penyakit Diabetes?

Yudi
By Yudi
5 Min Read
Foto: Unsplash

BANYAK orang percaya bahwa wajah yang menghitam bisa menjadi tanda seseorang menderita diabetes. Anggapan ini sering muncul di masyarakat, terutama jika warna kulit berubah secara tiba-tiba tanpa sebab yang jelas. Namun, benarkah muka hitam merupakan tanda penyakit diabetes?

Jawabannya adalah bisa saja berkaitan, tetapi tidak selalu. Wajah yang tampak lebih gelap bukanlah gejala khas diabetes. Namun, pada sebagian penderita diabetes, terutama yang mengalami resistensi insulin, perubahan warna kulit memang dapat terjadi.

BACA JUGA: Ciri-ciri Tubuh yang InsyaAllah Aman dari Diabetes

Diabetes Tidak Selalu Menimbulkan Wajah Menghitam

Diabetes adalah penyakit yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah dalam jangka panjang. Gejala yang paling umum meliputi:

  • Sering haus.
  • Sering buang air kecil.
  • Berat badan turun tanpa sebab.
  • Mudah lapar.
  • Mudah lelah.
  • Luka yang sulit sembuh.
  • Penglihatan kabur.

Perubahan warna kulit bukanlah gejala utama diabetes. Karena itu, seseorang tidak bisa didiagnosis diabetes hanya berdasarkan warna wajahnya.

Mengapa Kulit Bisa Menghitam pada Penderita Diabetes?

Salah satu kondisi yang sering dikaitkan dengan diabetes adalah acanthosis nigricans, yaitu kulit menjadi lebih gelap, menebal, dan terasa seperti beludru.

Kondisi ini biasanya muncul pada:

  • Lipatan leher.
  • Ketiak.
  • Selangkangan.
  • Siku.
  • Lutut.
  • Kadang-kadang dapat meluas hingga area wajah, meski lebih jarang.

Penyebab utamanya adalah kadar insulin yang tinggi akibat resistensi insulin. Insulin berlebih dapat merangsang pertumbuhan sel kulit sehingga kulit menjadi lebih tebal dan berwarna lebih gelap.

Apakah Semua Orang Berwajah Gelap Mengidap Diabetes?

Tentu tidak.

Warna kulit seseorang dipengaruhi oleh banyak faktor, antara lain:

  • Paparan sinar matahari.
  • Faktor keturunan.
  • Perubahan hormon.
  • Efek samping obat tertentu.
  • Penyakit kulit.
  • Kekurangan vitamin tertentu.
  • Gesekan yang berulang pada kulit.

Karena itu, wajah yang lebih gelap tidak boleh langsung dianggap sebagai tanda diabetes.

https://s.shopee.co.id/7KvaJs8XcK

Tanda Kulit yang Perlu Diwaspadai

Perubahan kulit yang sebaiknya diperiksa ke dokter antara lain:

  • Kulit tiba-tiba menghitam tanpa sebab yang jelas.
  • Kulit menjadi tebal dan kasar.
  • Disertai rasa gatal atau iritasi.
  • Muncul bercak hitam di leher atau ketiak.
  • Disertai gejala diabetes seperti sering haus dan sering buang air kecil.

Pemeriksaan gula darah diperlukan untuk memastikan apakah perubahan kulit tersebut berhubungan dengan diabetes atau penyebab lainnya.

Siapa yang Berisiko Mengalami Kondisi Ini?

Risiko lebih tinggi terdapat pada orang yang memiliki:

  • Obesitas.
  • Riwayat keluarga diabetes.
  • Tekanan darah tinggi.
  • Kolesterol tinggi.
  • Pola makan tinggi gula dan kalori.
  • Kurang aktivitas fisik.

Pada kelompok ini, munculnya acanthosis nigricans dapat menjadi tanda awal adanya resistensi insulin sebelum diabetes benar-benar berkembang.

Cara Mencegah Diabetes

Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain:

  • Menjaga berat badan tetap ideal.
  • Mengurangi konsumsi minuman manis.
  • Membatasi makanan tinggi gula dan tepung olahan.
  • Rutin berolahraga minimal 150 menit per minggu.
  • Tidur yang cukup.
  • Tidak merokok.
  • Melakukan pemeriksaan gula darah secara berkala jika memiliki faktor risiko.

Bila perubahan warna kulit memang disebabkan oleh resistensi insulin, pengendalian berat badan dan kadar gula darah sering kali dapat membantu memperbaiki kondisi kulit.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera lakukan pemeriksaan apabila:

  • Kulit menghitam muncul secara cepat.
  • Disertai gejala khas diabetes.
  • Memiliki riwayat keluarga diabetes.
  • Berat badan berlebih dan muncul bercak hitam di leher atau ketiak.
  • Hasil pemeriksaan gula darah sebelumnya pernah menunjukkan kadar yang tinggi.

BACA JUGA: Cara Hindari Diabetes Mulai dari Usia 30 Tahun

Diagnosis diabetes ditegakkan melalui pemeriksaan laboratorium, seperti gula darah puasa, gula darah sewaktu, tes toleransi glukosa, atau HbA1c, bukan hanya dari perubahan warna kulit.

Muka yang menghitam bukan merupakan tanda pasti penyakit diabetes. Namun, perubahan warna kulit yang menggelap, terutama jika disertai penebalan kulit pada leher, ketiak, atau lipatan tubuh, dapat menjadi petunjuk adanya resistensi insulin yang berkaitan dengan diabetes tipe 2. Oleh karena itu, jangan hanya mengandalkan perubahan warna kulit sebagai patokan. Jika muncul gejala lain atau memiliki faktor risiko diabetes, segera lakukan pemeriksaan gula darah agar diagnosis dan penanganan dapat dilakukan sedini mungkin. []

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *