Warning: Attempt to read property "ID" on null in /www/wwwroot/islamposmedia.com/wp-content/plugins/elementor/core/base/document.php on line 356

Warning: Attempt to read property "ID" on null in /www/wwwroot/islamposmedia.com/wp-content/plugins/elementor/core/base/document.php on line 356
Dajjal, Berapa Lama Hidup di Bumi? - islamposmedia.com

Dajjal, Berapa Lama Hidup di Bumi?

5 Min Read
Foto: Freepik

DI antara tanda-tanda besar menjelang Hari Kiamat adalah keluarnya Al-Masih Ad-Dajjal. Sosok ini telah diperingatkan oleh seluruh nabi kepada umatnya karena fitnah yang dibawanya merupakan fitnah terbesar sejak Allah menciptakan Nabi Adam hingga datangnya Hari Kiamat.

Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah, berapa lama Dajjal akan hidup atau tinggal di bumi? Jawabannya telah dijelaskan secara tegas dalam hadits-hadits sahih.

Dajjal Tinggal di Bumi Selama 40 Hari

Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, para sahabat bertanya kepada Rasulullah ﷺ tentang lamanya Dajjal tinggal di bumi.

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Empat puluh hari; satu hari seperti setahun, satu hari seperti sebulan, satu hari seperti sepekan, sedangkan hari-hari lainnya seperti hari-hari kalian.” (HR. Muslim no. 2937)

BACA JUGA:  Kenapa Ada Manusia Pengikut Dajjal dari Mekah dan Madinah?

Hadits ini menunjukkan bahwa masa keberadaan Dajjal di bumi adalah 40 hari, tetapi panjang setiap harinya tidak sama.

Rinciannya adalah:

Hari pertama lamanya seperti satu tahun.
Hari kedua lamanya seperti satu bulan.
Hari ketiga lamanya seperti satu pekan.
Tiga puluh tujuh hari berikutnya seperti hari-hari biasa.

Para ulama memahami hadits ini secara zahir, yaitu Allah benar-benar memanjangkan waktu pada hari-hari tersebut sebagai bagian dari ujian besar bagi manusia.

https://s.shopee.co.id/BNe5MhdZ4

Para Sahabat Bertanya tentang Shalat

Ketika mendengar bahwa satu hari akan berlangsung selama setahun, para sahabat pun merasa khawatir tentang pelaksanaan shalat.

Mereka bertanya,

“Wahai Rasulullah, pada hari yang seperti setahun itu, apakah cukup bagi kami shalat sehari saja?”

Beliau menjawab,

“Tidak. Perkirakanlah waktunya.”

(HR. Muslim)

Hadits ini menjadi dalil bahwa apabila seseorang berada pada kondisi di mana tanda-tanda waktu shalat tidak dapat diketahui secara normal, maka ia harus memperkirakan waktu-waktu shalat sesuai ketentuannya.

Mengapa Allah Memanjangkan Hari Itu?

Allah Mahakuasa atas segala sesuatu. Sebagaimana Allah mampu menghentikan matahari bagi Nabi Yusya’ bin Nun atau membelah laut untuk Nabi Musa, Allah juga mampu memanjangkan waktu sebagai bagian dari tanda-tanda besar kiamat.

Peristiwa ini merupakan ujian keimanan yang luar biasa. Banyak manusia akan tertipu oleh Dajjal karena berbagai kemampuan luar biasa yang Allah izinkan sebagai bentuk fitnah.

Namun semua itu bukan berarti Dajjal memiliki kekuasaan mutlak. Ia hanyalah makhluk yang diberi kemampuan tertentu sebagai ujian bagi manusia.

Dajjal
Foto: Freepik

Akhir Kehidupan Dajjal

Meskipun fitnahnya sangat besar, masa kekuasaan Dajjal tidak berlangsung lama.

Setelah 40 hari itu, Allah menurunkan Nabi Isa ‘alaihissalam.

Rasulullah ﷺ bersabda bahwa Nabi Isa akan mengejar Dajjal hingga bertemu di pintu kota Lud (Lydda) di Palestina, lalu membunuhnya.

Peristiwa ini menandai berakhirnya fitnah terbesar yang pernah menimpa umat manusia.

BACA JUGA:  Ciri-Ciri Orang yang Mudah Terpengaruh Fitnah Dajjal

Pelajaran bagi Kaum Muslimin

Pembahasan tentang Dajjal bukan untuk memuaskan rasa ingin tahu semata. Rasulullah ﷺ mengajarkan agar kaum muslimin mempersiapkan diri menghadapi fitnah tersebut dengan memperkuat iman.

Di antara amalan yang dianjurkan adalah:

Memperbanyak doa memohon perlindungan dari fitnah Dajjal, terutama dalam tasyahud akhir sebelum salam.
Menghafal dan membaca sepuluh ayat pertama atau sepuluh ayat terakhir dari Surah Al-Kahfi sebagaimana disebutkan dalam hadits-hadits sahih.
Memperdalam ilmu agama agar tidak mudah tertipu oleh syubhat dan berbagai klaim yang menyesatkan.
Memperbanyak amal saleh dan menjaga keistiqamahan dalam beribadah.

Penutup

Berdasarkan hadits sahih, Dajjal akan tinggal di bumi selama 40 hari. Namun, hari-hari tersebut memiliki panjang yang berbeda: satu hari seperti setahun, satu hari seperti sebulan, satu hari seperti sepekan, dan sisanya seperti hari-hari biasa.

Bagi seorang Muslim, yang terpenting bukanlah menebak kapan Dajjal akan muncul, tetapi mempersiapkan diri dengan iman yang kokoh, ilmu yang benar, dan amal saleh. Rasulullah ﷺ telah mengingatkan bahwa fitnah Dajjal adalah fitnah terbesar sepanjang sejarah manusia. Karena itu, marilah kita senantiasa memohon perlindungan kepada Allah dari fitnah Dajjal dan seluruh fitnah kehidupan serta kematian, sebagaimana yang diajarkan oleh Nabi Muhammad ﷺ dalam doa-doa beliau. []

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *