MAKANAN manis hampir selalu disukai banyak orang.
Kue, permen, minuman kemasan, cokelat, hingga kopi dengan gula menjadi bagian dari keseharian.
Rasa manis memang memberikan kenikmatan.
Namun, sesuatu yang nikmat belum tentu baik jika dikonsumsi berlebihan.
Mengurangi makanan manis bukan berarti harus meninggalkan gula sepenuhnya.
Kita hanya perlu mengatur jumlahnya.
Islam sendiri mengajarkan umatnya untuk tidak berlebihan dalam makan dan minum. Allah Swt. berfirman dalam QS. Al-A’raf ayat 31, yang artinya, “Makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan.”
Ayat tersebut mengajarkan keseimbangan.
Termasuk dalam memilih makanan.
BACA JUGA: Apa Dampak Anak-Anak Sering Jajan Minuman Manis Kemasan?
Terlalu Banyak Gula Bisa Berdampak pada Tubuh
Tubuh memang membutuhkan glukosa sebagai salah satu sumber energi.
Namun, kebutuhan tersebut tidak berarti kita harus mengonsumsi banyak makanan dan minuman manis.
Asupan gula tambahan yang berlebihan dapat meningkatkan jumlah kalori yang masuk ke tubuh. Jika kebiasaan tersebut berlangsung lama, risiko berat badan berlebih dan obesitas dapat meningkat.
Selain itu, terlalu sering mengonsumsi makanan manis juga dapat meningkatkan risiko kerusakan gigi. Bakteri di dalam mulut memanfaatkan gula dan menghasilkan asam yang dapat merusak permukaan gigi.
Karena itu, mengurangi makanan manis merupakan salah satu langkah sederhana untuk menjaga kesehatan.
Gula dan Risiko Penyakit
Konsumsi gula berlebihan juga perlu diperhatikan karena dapat berkaitan dengan berbagai masalah kesehatan.
Minuman manis, misalnya, sering mengandung banyak gula tetapi tidak memberikan rasa kenyang yang sebanding dengan jumlah kalorinya.
Jika dikonsumsi terlalu sering, kebiasaan tersebut dapat membuat asupan kalori harian meningkat.
Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO menganjurkan agar konsumsi gula bebas dibatasi. WHO merekomendasikan kurang dari 10 persen kebutuhan energi harian. Menguranginya hingga sekitar 5 persen dapat memberikan manfaat kesehatan tambahan.
Artinya, bukan hanya jenis makanan yang penting.
Jumlahnya juga perlu diperhatikan.
Islam Mengajarkan Kesederhanaan
Menjaga pola makan juga dapat dipandang sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah.
Nabi Muhammad saw. mengajarkan agar manusia tidak memenuhi perutnya secara berlebihan. Dalam hadis riwayat Tirmidzi, Rasulullah saw. bersabda bahwa manusia tidak mengisi wadah yang lebih buruk daripada perutnya. Jika harus mengisi, maka sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiga untuk bernapas.
Pesan tersebut sangat sederhana.
Makanlah secukupnya.
Para ulama juga banyak menekankan pentingnya menjaga keseimbangan dalam kehidupan. Tubuh memiliki hak yang harus dijaga.
Karena itu, menjaga pola makan bukan hanya persoalan penampilan.
Ini juga bagian dari menjaga amanah tubuh.
Tidak Harus Berhenti Total
Mengurangi makanan manis tidak harus dilakukan secara ekstrem.
Kita dapat memulainya secara perlahan.
Kurangi gula dalam teh atau kopi.
Batasi minuman kemasan.
Pilih buah sebagai camilan.
Perhatikan label kandungan gula pada makanan.
Kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten dapat memberikan perubahan besar.
Kita juga perlu belajar membedakan rasa lapar dan keinginan untuk makan sesuatu yang manis. Terkadang kita mengonsumsi makanan manis bukan karena lapar, tetapi karena kebiasaan atau sekadar ingin menikmati rasanya.
BACA JUGA: Cuaca Panas, Tiap Hari Minum Es Teh Manis 5000-an, Apa Akibatnya?
Menjaga Tubuh Adalah Bentuk Syukur
Tubuh adalah nikmat yang sering kita abaikan.
Kita baru menyadari pentingnya kesehatan ketika mulai sakit.
Padahal, menjaga kesehatan dapat dimulai dari hal sederhana. Salah satunya dengan mengatur makanan dan mengurangi konsumsi gula berlebihan.
Makanan manis tidak harus menjadi musuh.
Kita hanya perlu bijak dalam mengonsumsinya.
Hidup sehat bukan berarti tidak boleh menikmati makanan.
Hidup sehat berarti mampu mengendalikan diri.
Pada akhirnya, mengurangi makanan manis adalah bentuk ikhtiar untuk menjaga tubuh. Dengan pola makan yang seimbang, aktivitas fisik yang cukup, dan kebiasaan hidup yang baik, kita dapat menjaga kesehatan sekaligus mensyukuri nikmat Allah. []
Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE
