Kemuliaan untuk Ahli Tahajjud

Umar Faqih
3 Min Read
Foto: Freepik

ADA kemuliaan yang tidak selalu terlihat oleh manusia, tetapi sangat dikenal oleh Allah.
Salah satunya adalah kemuliaan orang yang rela meninggalkan kenikmatan tidur untuk berdiri di hadapan Rabb-nya.
Ketika kebanyakan manusia terlelap, ahli tahajud justru membuka mata dan mengambil wudu.

Ia meninggalkan tempat tidur bukan karena tidak membutuhkan istirahat, tetapi karena menyadari bahwa ada kebutuhan yang lebih besar kepada Allah.
Allah Ta’ala berfirman, “Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya, mereka berdoa kepada Rabb-nya dengan rasa takut dan penuh harap.” (QS. As-Sajdah: 16).

BACA JUGA: Shalat Tahajjud yang Tak Diterima oleh Allah SWT, Kenapa?

Mereka tidak hanya bangun dengan tubuh, tetapi juga berusaha membangunkan hati yang sering lalai.

Rasulullah ﷺ bersabda, “Sebaik-baik salat setelah salat wajib adalah salat malam.” (HR. Muslim).

Betapa besar keutamaan orang yang menjaga salat malam meskipun hanya dengan beberapa rakaat.

Tidak perlu menunggu menjadi orang saleh untuk memulai tahajud, karena tahajud itu sendiri dapat menjadi jalan menuju kesalehan.
Jika malam ini terasa berat, mulailah dengan dua rakaat dan jangan meremehkan sedikit amal yang dilakukan dengan istiqamah.

https://s.shopee.co.id/2VqolAvBtQ

Rasulullah ﷺ juga bersabda, “Amalan yang paling dicintai Allah adalah yang paling kontinu meskipun sedikit.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Para ulama salaf sangat menjaga salat malam karena mereka memahami bahwa malam adalah waktu yang istimewa untuk bermunajat kepada Allah.

Al-Hasan Al-Bashri rahimahullah berkata, “Aku tidak mengetahui sesuatu yang lebih berat bagi orang munafik daripada salat Isya dan salat Subuh secara berjemaah.”

Maka jangan biarkan malam berlalu tanpa ada waktu yang kita gunakan untuk menghadap Allah.

Boleh jadi dalam sujud panjang di tengah malam, Allah mengangkat kesulitan yang selama ini kita keluhkan kepada manusia.
Boleh jadi air mata yang jatuh dalam kesunyian malam menjadi sebab Allah mengampuni dosa-dosa kita.

BACA JUGA:  Shalat Tahajjud di Awal Malam sebelum Tidur, Bolehkah?

Jangan mencari kemuliaan hanya dengan pujian manusia, karena kemuliaan yang paling berharga adalah ketika Allah memuliakan kita karena ketaatan.

Saudaraku, ketika malam tiba dan dunia mulai sunyi, bangkitlah meskipun berat.

Ambillah wudu, berdirilah menghadap kiblat, dan ceritakan seluruh kegelisahanmu kepada Allah.
Sebab di antara tanda kecintaan seorang hamba kepada Rabb-nya adalah ia merasa rindu untuk bermunajat ketika manusia lain sedang terlelap. []

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *