SUATU hari Abu Bakar Asy-Sibli bepergian ke Suriah bersama sekelompok wisatawan lain. Ketika di jalan, mereka dijarah oleh sekelompok pencuri.
Para pencari mengambil semua harta milik kita dan mengumpulkan harta tersebut di depan pemimpin mereka.
Di antara barang-barang itu ada sekarung gula dan almond. Ketika para pencuri mulai makan, pemimpin mereka tidak bergabung dengan mereka.
Abu Bakar Asy-Sibli bertanya,
“Mengapa anak buahmu makan, tapi engkau tidak?”
Kepal perampok menjawab, “Saya puasa”.
Abu Bakar Asy-Sibli bertanya keheranan,
“Bagaimana mungkin kau mencuri dari orang-orang dan berpuasa pada saat yang sama?”
Dia menjawab,
“Seseorang harus melakukan sesuatu untuk menjaga pintu pertobatan tetap terbuka.”
Beberapa waktu kemudian, Abu Bakar Asy-Sibli melihat pemimpin geng itu mengenakan pakaian ihram melakukan thawaf mengelilingi ka’bah.
Wajahnya bersinar dengan cahaya ibadah dan merendahkan diri melalui amal-amal saleh.
Abu Bakar Asy-Sibli bertanya heran,
“Apakah kau orang yang waktu itu?”
Kepala perampok menjawab,
“Ya, itu saya. Mari ku beritahu. Puasa-puasa itulah yang mendorong saya untuk kembali kepada Allah.” []
Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

