Bagaimana Jika Ada Orang yang Lewat Ketika Kita Sedang Shalat?

Umar Faqih
5 Min Read
Foto: Islampos AI

SHALAT merupakan ibadah yang membutuhkan kekhusyukan dan ketenangan. Karena itu, seorang muslim dianjurkan untuk menjaga tempat shalat agar tidak terganggu oleh aktivitas di sekitarnya. Salah satu hal yang terkadang terjadi adalah adanya orang yang berjalan melewati seseorang yang sedang melaksanakan shalat.

Lalu, bagaimana hukumnya jika ada orang yang lewat ketika kita sedang shalat? Apakah shalat menjadi batal atau tetap sah?

BACA JUGA: Apakah Boleh Mempercepat Shalat karena Memiliki Urusan yang Mendesak?

Orang Lewat di Depan Orang yang Shalat

Pada dasarnya, orang yang sedang shalat dianjurkan memiliki sutrah atau pembatas di depannya. Sutrah dapat berupa benda yang cukup tinggi seperti dinding, tiang, atau benda lainnya. Tujuannya agar area di depan orang yang shalat lebih terjaga.

Rasulullah ﷺ memberikan perhatian terhadap masalah ini. Dalam sebuah hadis, beliau memerintahkan orang yang shalat agar tidak membiarkan seseorang lewat di antara dirinya dan sutrah.

Hal ini menunjukkan bahwa melewati orang yang sedang shalat bukanlah perkara yang sebaiknya dianggap remeh. Orang yang hendak lewat juga dianjurkan mencari jalan lain jika memungkinkan.

https://s.shopee.co.id/9AOEeA5GOG

Apakah Shalat Menjadi Batal?

Jika seseorang lewat di depan orang yang sedang shalat, shalat orang yang sedang shalat tidak otomatis menjadi batal. Jadi, apabila ada orang yang tiba-tiba melewati bagian depan kita, kita tidak perlu langsung mengulangi shalat.

Namun, terdapat perbedaan antara sekadar lewat di depan orang yang shalat dan lewat di antara orang yang shalat dengan sutrahnya. Karena itu, posisi orang yang lewat menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan.

Dalam keadaan tertentu, orang yang sedang shalat dianjurkan berusaha mencegah seseorang yang hendak lewat di depannya. Hal ini dilakukan dengan cara yang tidak mengganggu dan tidak merusak shalat.

Bagaimana Jika Ada yang Hendak Lewat?

Jika seseorang melihat ada orang yang akan melewati bagian depannya, ia boleh mencegahnya dengan gerakan yang ringan. Misalnya, memberikan isyarat menggunakan tangan.

Rasulullah ﷺ bersabda bahwa apabila seseorang sedang shalat dan hendak dilewati oleh seseorang, maka ia hendaknya mencegahnya. Jika orang tersebut tetap memaksa, maka ia boleh mencegahnya dengan lebih tegas.

Tentu, mencegah bukan berarti melakukan gerakan berlebihan. Gerakan dalam shalat tetap harus dijaga agar tidak menghilangkan kekhusyukan.

Sebaiknya Mencari Jalan Lain

Bagi orang yang tidak sedang shalat, apabila melihat seseorang sedang melaksanakan shalat, sebaiknya mencari jalan lain. Terlebih jika orang tersebut sedang shalat dengan menggunakan sutrah.

Jika terdapat ruang yang cukup untuk berjalan di belakang orang yang sedang shalat, maka jalan tersebut lebih baik digunakan. Dengan demikian, kita tidak mengganggu orang yang sedang beribadah.

Adab sederhana seperti ini penting untuk diperhatikan, terutama ketika berada di masjid. Banyak orang yang sedang shalat membutuhkan ketenangan agar dapat berkonsentrasi dalam membaca bacaan dan melakukan gerakan shalat.

Bagaimana Jika Tidak Sengaja Lewat?

Terkadang seseorang tidak mengetahui bahwa ada orang yang sedang shalat. Bisa juga tempatnya sempit sehingga ia tidak memiliki pilihan lain untuk lewat. Dalam keadaan seperti ini, seseorang tidak perlu panik.

Orang yang sedang shalat juga tidak perlu membatalkan shalatnya hanya karena ada orang yang lewat. Ia dapat melanjutkan shalat seperti biasa.

Jika memungkinkan, orang yang shalat dapat menggunakan sutrah sejak awal. Dengan adanya sutrah, batas area shalat menjadi lebih jelas dan orang lain dapat mengetahui bahwa sebaiknya tidak melewati bagian tersebut.

BACA JUGA: Bolehkah Mengambil Sesuatu yang Jatuh Ketika Sedang Shalat?

Menjaga Kekhusyukan Bersama

Dari pembahasan ini dapat dipahami bahwa melewati orang yang sedang shalat merupakan sesuatu yang sebaiknya dihindari. Orang yang shalat dianjurkan menggunakan sutrah dan mencegah orang yang hendak lewat di depannya dengan cara yang wajar.

Sementara itu, orang yang hendak berjalan sebaiknya mencari jalan lain apabila memungkinkan. Sikap saling menghormati seperti ini merupakan bagian dari adab dalam beribadah.

Yang terpenting, apabila ada seseorang yang terlanjur lewat ketika kita sedang shalat, jangan langsung menganggap shalat kita batal. Tetap tenang, lanjutkan shalat, dan berusaha menjaga kekhusyukan hingga ibadah selesai.[]

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *