UMAR bin Abdul-Aziz pernah berkata kepada Maslamah bin Abdul-Malik, “Hai Maslamah, siapakah yang dulu menguburkan ayahmu?”
Maslamah menjawab, “Pembantuku, Fulan.”
“Siapa yang mengubur Al-Walid?” tanya Umar bin Abdul-Aziz.
“Pembantuku, Fulan,” jawab Maslamah.
Umar berkata, “Akan kuberitahukan kepadamu apa yang pernah diberitahukan pembantumu itu kepadaku, bahwa ketika dia menguburkan ayahmu dan Al-Walid dan meletakkan keduanya di dalam kuburnya, lalu hendak melepaskan tali kafannya, maka dia mendapatkan muka keduanya telah berubah dari posisi semula. Jika kelak aku mati, lihatlah wahai Maslamah dan usaplah mukaku, lalu lihatlah apakah aku mengalami seperti yang mereka alami itu ataukah aku mendapat afiat dari hal itu.”
Maslamah berkata, “Ketika Umar bin Abdul-Aziz meninggal, maka aku letakkan mayatnya di dalam kuburnya, kuusap mukanya dan ternyata dia tetap seperti keadaan semula.” []
Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

