SHALAT Dhuha termasuk shalat sunnah yang sangat dianjurkan. Waktunya berada pada pagi hari, setelah matahari terbit hingga menjelang masuk waktu Zhuhur.
Namun, ada satu pertanyaan yang cukup sering muncul: Shalat Dhuha maksimal berapa rakaat?
Apakah cukup dua rakaat? Empat? Delapan? Atau boleh lebih banyak?
Jawabannya ternyata memiliki pembahasan di kalangan ulama.
Minimal Shalat Dhuha Dua Rakaat
Shalat Dhuha paling sedikit dikerjakan dua rakaat.
Rasulullah ﷺ bersabda, “Pada setiap persendian salah seorang di antara kalian terdapat sedekah… dan semua itu dapat digantikan dengan dua rakaat yang dikerjakan pada waktu Dhuha.” (HR. Muslim no. 720).
Hadits ini menunjukkan keutamaan dua rakaat Dhuha. Jadi, jangan merasa bahwa Dhuha baru dianggap istimewa kalau harus mengerjakan banyak rakaat.
Dua rakaat pun sudah memiliki keutamaan yang besar.
BACA JUGA: Jam-jam Terlarang Shalat Dhuha, Kapan Saja?
Lalu, Berapa Rakaat yang Dikerjakan Nabi?
Salah satu hadits yang terkenal menyebutkan bahwa Rasulullah ﷺ pernah mengerjakan Shalat Dhuha sebanyak empat rakaat, dan beliau menambahnya sesuai yang Allah kehendaki.
Aisyah radhiyallahu anha berkata, “Rasulullah ﷺ biasa melakukan shalat Dhuha empat rakaat, dan beliau menambah sesuai yang Allah kehendaki.” (HR. Muslim no. 719).
Hadits ini menjadi salah satu dalil bahwa Shalat Dhuha tidak hanya terbatas pada dua rakaat.
Empat rakaat juga memiliki dasar yang kuat dari sunnah.
Bagaimana dengan Delapan Rakaat?
Delapan rakaat juga memiliki riwayat.
Dari Ummu Hani’ radhiyallahu anha, disebutkan bahwa pada hari Fathu Makkah, Rasulullah ﷺ mengerjakan shalat sebanyak delapan rakaat. (HR. Bukhari no. 1103 dan Muslim no. 336).
Namun, para ulama berbeda pendapat mengenai apakah shalat tersebut benar-benar Shalat Dhuha atau shalat Fathu Makkah yang dikerjakan pada waktu Dhuha.
Karena itu, hadits tersebut tidak serta-merta menjadi dalil bahwa batas maksimal Shalat Dhuha adalah delapan rakaat.
Apakah Ada Batas Maksimal?
Inilah bagian yang menarik.
Para ulama berbeda pendapat tentang batas maksimal Shalat Dhuha.
Sebagian ulama berpendapat bahwa jumlah maksimalnya adalah delapan rakaat, berdasarkan riwayat Ummu Hani’.
Sementara ulama lainnya tidak menetapkan batas maksimal tertentu. Mereka berdalil dengan hadits Aisyah bahwa Nabi ﷺ mengerjakan empat rakaat dan menambahnya sesuai yang Allah kehendaki.
Karena adanya perbedaan pendapat tersebut, tidak tepat mengatakan secara mutlak bahwa Shalat Dhuha hanya boleh sampai delapan rakaat.
Dikerjakan Dua Rakaat-Dua Rakaat
Bagaimana cara mengerjakannya?
Shalat Dhuha dilakukan dua rakaat salam, kemudian dua rakaat salam.
Misalnya ingin mengerjakan empat rakaat, maka:
2 rakaat → salam → 2 rakaat → salam.
Jika ingin mengerjakan enam rakaat:
2 → salam → 2 → salam → 2 → salam.
Begitu pula jika seseorang mengikuti pendapat yang membolehkan jumlah lebih banyak.
Rasulullah ﷺ bersabda, “Shalat malam dan siang itu dua rakaat-dua rakaat.” (HR. Abu Dawud no. 1295; Tirmidzi no. 597).
BACA JUGA: Kapan Waktu Terbaik untuk Melaksanakan Shalat Dhuha?
Jangan Sampai Sibuk Menghitung, Lupa Keutamaannya
Terkadang kita terlalu sibuk bertanya, “Dhuha harus berapa rakaat?”
Padahal pertanyaan yang lebih penting adalah:
“Hari ini sudah shalat Dhuha belum?”
Kalau sedang punya waktu, kerjakan empat rakaat.
Kalau tidak sempat, dua rakaat pun jangan ditinggalkan.
Sebab nilai sebuah ibadah bukan hanya dilihat dari banyaknya rakaat, tetapi juga dari keikhlasan dan kesungguhan dalam mengikuti sunnah Nabi ﷺ.
Jadi, minimal Shalat Dhuha adalah dua rakaat. Adapun mengenai jumlah maksimal, para ulama berbeda pendapat: ada yang membatasinya pada delapan rakaat dan ada yang tidak menetapkan batas maksimal tertentu.
Yang jelas, Shalat Dhuha dikerjakan dua rakaat-dua rakaat, dan hendaknya dilakukan tanpa berlebihan hingga melupakan kewajiban lainnya.
Dua rakaat yang rutin dan ikhlas bisa jadi jauh lebih berharga daripada banyak rakaat yang hanya sesekali dikerjakan. []
Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

