KAISAR penguasa Romawi menyuruh seorang utusan menemui Umar bin al-Khaththab r.a. untuk melihat kondisinya dan menyaksikan langsung tindakan-tindakannya.
Begitu memasuki Madinah, sang utusan bertanya kepada beberapa penduduk setempat,
“Di mana raja kalian?”
Mereka menjawab,
“Kami tidak memiliki raja. Yang kami miliki adalah seorang pemimpin yang biasa muncul di luar Madinah.”
Ia lalu mencari Umar, dan mendapati beliau sedang tidur di bawah terik matahari di atas tanah berpasir yang panas dengan berbantalkan tongkatnya, sementara keringatnya mengucur deras hingga membasahi tanah.
Menyaksikan hal ini, hatinya tercenung khusyuk, lalu ia berkata dalam batin,
“Semua raja di muka bumi ini selalu dicekam ketakutan karena tidak memiliki kepastian. Tetapi Anda, wahai Umar yang selalu berlaku adil, bagaimana Anda bisa tidur nyenyak seperti itu?”
Sang Utusan melanjutkan,
“Penguasa kami yang suka berbuat zalim tanpa merasa berdosa justru merasa aman dari rasa takut. Aku bersaksi bahwa agama Anda adalah agama yang benar. Seandainya kedatanganku ini bukan dalam kapasitas sebagai seorang utusan, aku pasti langsung menyatakan masuk Islam.”
Pada akhirnya, Sang Utusan meneguhkan tekadnya.
“Tetapi aku berjanji setelah ini aku akan kembali lagi ke sini untuk masuk Islam.” []
Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

