SURAH Al-Waqiah cukup populer di tengah kaum Muslimin. Banyak orang membiasakan membacanya setiap pagi karena berharap mendapatkan keberkahan dan kelapangan rezeki.
Bahkan, ada anggapan bahwa membaca Al-Waqiah setiap pagi merupakan amalan khusus untuk membuka pintu rezeki.
Lantas, benarkah demikian?
1. Al-Waqiah Memang Berisi Pengingat tentang Rezeki dan Kekuasaan Allah
Surah Al-Waqiah banyak berbicara tentang hari kiamat, keadaan manusia di akhirat, serta kekuasaan Allah.
Di dalamnya juga terdapat gambaran tentang berbagai nikmat yang Allah berikan kepada manusia.
Salah satunya Allah berfirman:
“Maka terangkanlah kepadaku tentang air yang kamu minum. Kamukah yang menurunkannya dari awan atau Kami yang menurunkannya?” (QS. Al-Waqiah: 68–69)
Ayat tersebut mengingatkan bahwa bahkan sesuatu yang sangat mendasar seperti air sebenarnya merupakan nikmat dan rezeki dari Allah.
Membaca dan merenungi ayat-ayat seperti ini dapat menumbuhkan kesadaran bahwa rezeki tidak semata-mata berasal dari kemampuan manusia.
BACA JUGA: Baca Quran tapi Pakai Huruf Latinnya Saja, Bolehkah?
2. Ada Hadis Populer tentang Al-Waqiah dan Kemiskinan
Di masyarakat beredar hadis yang berbunyi bahwa siapa yang membaca Surah Al-Waqiah setiap malam tidak akan tertimpa kemiskinan.
Namun, riwayat tersebut dinilai lemah oleh sejumlah ulama hadis.
Karena itu, kita tidak sebaiknya mengatakan dengan pasti bahwa Rasulullah ﷺ menjamin orang yang membaca Al-Waqiah setiap hari pasti terbebas dari kemiskinan.
Ini penting agar kecintaan kita kepada Al-Qur’an tidak dibangun di atas keutamaan yang tidak memiliki dasar kuat.
3. Lalu, Bolehkah Membacanya Setiap Pagi?
Tentu boleh.
Membaca Al-Qur’an adalah ibadah yang sangat utama. Kita juga boleh memilih waktu tertentu untuk membaca Al-Waqiah sebagai bagian dari rutinitas tilawah.
Yang perlu dihindari adalah meyakini adanya jaminan khusus bahwa membaca Al-Waqiah pada pagi hari pasti membuat rezeki bertambah, jika tidak ada dalil sahih yang menetapkan keutamaan khusus tersebut.
Jadi, membaca Al-Waqiah tetap merupakan amal yang baik, tetapi jangan membatasi makna keberkahannya hanya pada urusan uang.
4. Rezeki Tidak Hanya Berupa Uang
Ini yang sering terlupakan.
Rezeki bisa berupa kesehatan, keluarga yang harmonis, ilmu yang bermanfaat, pekerjaan yang halal, teman yang baik, ketenangan hati, dan kesempatan melakukan kebaikan.
Allah berfirman: “Dan tidak ada suatu makhluk melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya…” (QS. Hud: 6)
Karena itu, ketika membaca Al-Waqiah, jangan hanya berharap rekening bertambah.
Berharaplah agar Allah memberikan rezeki yang halal, cukup, berkah, dan membuat kita semakin dekat kepada-Nya.
5. Kalau Ingin Rezeki Lancar, Jangan Hanya Membaca
Membaca Al-Qur’an tentu sangat baik. Tetapi ikhtiar mencari rezeki juga tetap harus dilakukan.
Bekerja dengan jujur, meninggalkan riba, memperbanyak istighfar, menjaga silaturahmi, bersedekah, bertakwa, dan berdoa merupakan bagian dari ikhtiar seorang Muslim.
Allah berfirman:
“Barang siapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar, dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya.” (QS. Ath-Thalaq: 2–3)
Jadi, jangan sampai seseorang rajin membaca Al-Waqiah tetapi malas bekerja, tidak mau berusaha, atau masih mencari rezeki dengan cara yang haram.
BACA JUGA: Sudah Umur 40 Tahun Tapi Belum Bisa Baca Al-Quran, Haruskah Malu?
6. Jadikan Al-Waqiah sebagai Rutinitas Tilawah
Kalau selama ini kamu terbiasa membaca Al-Waqiah setiap pagi, lanjutkan.
Namun, niatkan sebagai bagian dari kecintaan kepada Al-Qur’an, mencari pahala, mengambil pelajaran, dan memohon keberkahan dari Allah.
Kalaupun ingin menjadikannya sebagai rutinitas pagi, itu merupakan kebiasaan pribadi yang baik selama tidak diyakini sebagai sunnah khusus yang memiliki jaminan tertentu.
Kesimpulan
Membaca Al-Waqiah setiap pagi boleh dan merupakan amalan baik karena Al-Waqiah adalah bagian dari Al-Qur’an.
Namun, tidak ada dalil sahih yang secara khusus menjamin bahwa membaca Al-Waqiah setiap pagi otomatis membuka rezeki atau menjauhkan kemiskinan.
Jadi, baca Al-Waqiah, tetapi jangan berhenti pada bacaan. Baca, pahami, amalkan, berdoa, lalu tetap bekerja dan berikhtiar mencari rezeki yang halal.
Sebab rezeki bukan sekadar tentang berapa banyak yang kita dapatkan, tetapi seberapa besar keberkahannya. []
Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

