BELUM punya pekerjaan.
Belum punya penghasilan tetap.
Bahkan untuk kebutuhan sendiri saja masih meminta bantuan orang tua.
Lalu muncul pertanyaan :
“Apakah saya tetap wajib bersedekah?”
Jawabannya perlu dibedakan antara sedekah dan zakat.
Sedekah Tidak Harus Menunggu Kaya
Sedekah sangat dianjurkan dalam Islam.
Namun sedekah tidak selalu berarti memberikan uang.
Rasulullah ﷺ menjelaskan bahwa berbagai bentuk kebaikan juga dapat bernilai sedekah.
BACA JUGA: Boleh Nggak Sih Menabung tapi Tidak Pernah Bersedekah?
Berdzikir bisa menjadi sedekah.
Mengajak kepada kebaikan juga termasuk sedekah.
Membantu orang lain juga bisa menjadi sedekah.
NU Online menjelaskan bahwa orang yang tidak mampu secara finansial tetap memiliki banyak kesempatan untuk bersedekah tanpa harus mengeluarkan uang.
Kalau Tidak Punya Uang, Tidak Perlu Memaksakan Diri
Misalnya seseorang belum bekerja.
Penghasilannya belum ada.
Kebutuhan sehari-hari masih bergantung kepada keluarga.
Jangan sampai ia memaksakan diri memberikan uang kepada orang lain sampai kebutuhan pokoknya sendiri terbengkalai.
Islam tidak mengajarkan seseorang menyakiti dirinya sendiri demi terlihat dermawan.
Kalau punya Rp10.000 dan seluruhnya dibutuhkan untuk makan, tidak perlu memaksakan diri menyedekahkan Rp5.000.
Kita bisa melakukan kebaikan lain.
Misalnya membantu orang tua.
Membersihkan masjid.
Menolong tetangga.
Mengajarkan ilmu.
Memberikan senyum.
Atau sekadar mengucapkan perkataan yang baik.
Sedekah Berbeda dengan Zakat
Ini penting.
Sedekah pada umumnya bersifat sunnah.
Sedangkan zakat adalah kewajiban dengan ketentuan tertentu.
BAZNAS menjelaskan bahwa zakat berkaitan dengan syarat-syarat seperti kepemilikan harta dan nisab. Sedangkan sedekah memiliki cakupan yang lebih luas. Bahkan sedekah dapat berupa harta maupun nonharta.
Karena itu, seseorang yang belum mempunyai pekerjaan tidak otomatis terbebani kewajiban sedekah dalam bentuk uang.
Bahkan Orang Tidak Mampu Tetap Bisa Bersedekah
Ada hadis menarik.
Para sahabat yang tidak memiliki banyak harta pernah merasa iri kepada orang-orang kaya karena mereka dapat bersedekah dengan hartanya.
Rasulullah ﷺ kemudian menjelaskan berbagai bentuk sedekah.
Tasbih adalah sedekah.
Tahmid adalah sedekah.
Takbir adalah sedekah.
Mengajak kepada kebaikan adalah sedekah.
Mencegah kemungkaran juga sedekah.
Artinya, pintu sedekah tidak hanya dimiliki orang kaya.

Jangan Merasa Tidak Bisa Berbuat Baik
Kadang kita terlalu mengukur kebaikan dengan uang.
Padahal kebaikan jauh lebih luas.
Orang yang belum memiliki pekerjaan masih bisa menjadi manusia yang bermanfaat.
Ia bisa membantu orang lain.
Ia bisa belajar.
Ia bisa menguatkan keluarganya.
Ia bisa menjaga lisannya.
Ia bisa mendoakan orang lain.
Semua itu memiliki nilai kebaikan.
BACA JUGA: Mengapa Harus Bersedekah dalam Berbisnis?
Kesimpulan
Jadi, belum punya pekerjaan bukan berarti tidak bisa bersedekah.
Tetapi jangan menganggap sedekah uang sebagai kewajiban yang harus dipaksakan sampai mengabaikan kebutuhan dasar.
Jika mampu, bersedekahlah.
Jika belum mampu, lakukan bentuk kebaikan lainnya.
Sebab dalam Islam, sedekah bukan hanya tentang berapa banyak uang yang kita keluarkan.
Tetapi juga tentang seberapa banyak kebaikan yang kita berikan. []
Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

