SHALAT Dhuha adalah salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah ﷺ. Banyak kaum muslimin yang menunaikannya, baik di rumah, di tempat kerja, maupun di masjid. Namun sering muncul pertanyaan: di manakah lebih utama menunaikan shalat Dhuha, di rumah atau di kantor?
Keutamaan Shalat Dhuha
Shalat Dhuha memiliki banyak keutamaan. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah ﷺ bersabda:
“Pada setiap pagi hari, setiap ruas tulang salah seorang di antara kalian wajib disedekahi. Maka setiap tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, menyuruh kepada kebaikan adalah sedekah, dan melarang dari kemungkaran adalah sedekah. Dan yang mencukupinya semua itu adalah dua rakaat yang dikerjakan pada waktu Dhuha.” (HR. Muslim no. 720)
BACA JUGA: Shalat Dhuha, Sebaiknya Dilakukan di Jam Ini
Dari hadits ini tampak bahwa shalat Dhuha bukan hanya sekadar ibadah sunnah, tapi juga menjadi bentuk sedekah bagi seluruh tubuh kita.
Shalat Sunnah Lebih Utama di Rumah
Mayoritas ulama berpendapat, hukum asal untuk shalat sunnah — termasuk shalat Dhuha — lebih utama dikerjakan di rumah. Rasulullah ﷺ bersabda: “Shalatlah kalian di rumah kalian, karena sebaik-baik shalat seseorang adalah di rumahnya, kecuali shalat wajib.”
(HR. Bukhari no. 731 dan Muslim no. 781)
Imam Nawawi rahimahullah menjelaskan, shalat sunnah yang dikerjakan di rumah akan lebih jauh dari riya, lebih membawa kekhusyukan, dan menjadi sebab rumah tersebut diberkahi oleh Allah Ta’ala.
Bagaimana Jika di Kantor?
Apabila seorang muslim sulit menunaikan shalat Dhuha di rumah karena sudah berangkat kerja, maka shalat Dhuha tetap sangat dianjurkan dilakukan di kantor atau di tempat kerja. Ulama salaf sangat menganjurkan agar tidak meninggalkan shalat Dhuha karena besarnya keutamaan ibadah ini.
Seperti kata Imam Ibn Qudamah rahimahullah: “Disunnahkan untuk menjaga shalat Dhuha dan tidak meninggalkannya, meskipun sedang sibuk atau bepergian.”
BACA JUGA: 7 Keutamaan Dzikir Laa Ilaaha Illaallah
Hal ini menunjukkan bahwa meskipun tempat yang paling utama adalah rumah, jika kondisi tidak memungkinkan, menunaikannya di kantor pun tetap berpahala besar.
Kesimpulan
Jadi, lebih utama menunaikan shalat Dhuha di rumah, sesuai sunnah Nabi ﷺ. Namun jika karena pekerjaan kita sudah berada di kantor, shalat Dhuha tetap sangat dianjurkan meski dilakukan di tempat kerja. Yang terpenting adalah menjaga konsistensi ibadah ini, karena ia adalah sedekah bagi tubuh dan termasuk amalan yang sangat dicintai oleh Allah Ta’ala.
Semoga Allah memudahkan kita untuk terus istiqamah dalam menjalankan shalat Dhuha, baik di rumah maupun di kantor. []
Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE
