Mengapa Nabi Muhammad ﷺ Disebut Rasul Terakhir?

Umar Faqih
2 Min Read
Foto: Freepik

NABI Muhammad ﷺ disebut sebagai Rasul terakhir karena beliau adalah nabi terakhir yang diutus oleh Allah untuk menyampaikan wahyu-Nya kepada umat manusia. Hal ini ditegaskan dalam Al-Qur’an dan Hadis. Berikut beberapa alasan dan dalilnya:

1. Dalil dari Al-Qur’an

Allah berfirman dalam Surah Al-Ahzab ayat 40: “Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu, tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup para nabi. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.” (Al-Ahzab: 40)

BACA JUGA:  10 Nubuah Akhir Zaman yang Disebutkan Nabi ﷺ

Dalam ayat ini, kata “Khatam an-Nabiyyin” (خاتم النبيين) berarti “Penutup para Nabi”, yang menunjukkan bahwa setelah Nabi Muhammad ﷺ tidak ada lagi nabi yang diutus.

2. Dalil dari Hadis

Dalam sebuah hadis, Rasulullah ﷺ bersabda: “Aku diutus sebagai penutup para nabi, tidak ada nabi setelahku.”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Hadis ini menegaskan bahwa tidak ada lagi nabi atau rasul setelah beliau.

https://s.shopee.co.id/qfwerv4Qa

3. Kesempurnaan Islam sebagai Agama Terakhir

Allah telah menyempurnakan agama Islam melalui Nabi Muhammad ﷺ, sebagaimana firman-Nya dalam Surah Al-Ma’idah ayat 3: “Pada hari ini telah Kusempurnakan untukmu agamamu, dan telah Kucukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Kuridai Islam sebagai agamamu.”

Karena agama telah sempurna, tidak diperlukan lagi nabi atau rasul setelahnya.

4. Rasul untuk Seluruh Umat Manusia

Berbeda dengan nabi-nabi sebelumnya yang diutus hanya untuk kaumnya, Nabi Muhammad ﷺ diutus untuk seluruh umat manusia hingga akhir zaman, sebagaimana firman Allah: “Dan Kami tidak mengutusmu (Muhammad) melainkan kepada seluruh umat manusia sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.” (Surah Saba’ ayat 28)

BACA JUGA: Keutamaan Nama Muhammad

Kesimpulan

1- Nabi Muhammad ﷺ adalah rasul terakhir karena Allah sendiri yang menetapkannya dalam Al-Qur’an.

2- Ajaran Islam sudah sempurna dan tidak memerlukan nabi baru.

3- Beliau diutus untuk seluruh umat manusia, bukan hanya satu kaum atau bangsa.

4- Tidak ada nabi setelahnya, sehingga Islam tetap berlaku hingga hari kiamat.

Itulah mengapa Nabi Muhammad ﷺ disebut sebagai Rasul terakhir atau Khatamun Nabiyyin. []

 

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *