TAUBAT adalah cara kita kembali ke jalan yang Allah Azza Wajalla ridhoi. Meminta ampun atas segala dosa yang telah kita perbuat.
Ketika bertaubat, hendaknya kita berjanji untuk tidak melakukan kesalahan atau dosa tersebut di kemudian hari.
Sebagian orang meyakini bahwa diharuskan mandi wajib bagi orang yang ingin bertaubat. Benarkah demikian?
Dikutip dari Konsultasisyariah, berikut jawabannya: “Yang benar, tidak diwajibkan untuk mandi setelah bertaubat dengan sebenar-benarnya (taubat shadiqah) dari maksiat yang pernah dilakukan. Karena hukum asalnya, hal ini tidak disyariatkan. Kami pun tidak mengetahui ada dalil yang menyelisihi hukum asal ini.
BACA JUGA: Kenapa Selalu Miskin? Bisa Jadi Karena Hutang yang Tak Dibayar?
Kecuali jika seseorang bertaubat dari kekafiran yang pernah dia lakukan (seperti murtad, pen), maka pada saat ini disyariatkan bagi orang yang kembali berislam untuk melakukan mandi wajib. Alasannya, karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah memeritahkan Qhais bin ‘Ashim ketika dia masuk Islam untuk mandi wajib, sebagaimana hal ini diriwayatkan oleh Imam Ahmad, Abu Daud, At Tirmidzi, An Nasa’i, dan dishahihkan oleh Ibnus Sakan.”
Itulah penjelasan wajib tidaknya soal mandi besar bagi orang yang ingin bertaubat. Allahu A’lam. []
SUMBER: KONSULTASI SYARIAH
Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE
