4 Fungsi Khutbah dalam Shalat Jumat

Yudi
By Yudi
2 Min Read
Foto: Unsplash

SHALAT Jumat wajib dilakukan bagi setiap umat Muslim laki-laki. Dan dalam melaksanakannya harus memenuhi beberapa syarat yang telah ditentukan. Dan salah satu syaratnya ialah didahului oleh dua khutbah. Lalu, apa fungsinya ya khutbah tersebut?

Penyelenggaraan shalat Jumat, tidak akan sempurna dan tidak sah jika tidak disertai dengan khutbah Jumat. Dikatakan demikian karena khutbah termasuk ibadah yang wajib dilaksanakan pada hari tersebut. Fungsi khutbah memiliki fungsi untuk pembinaan, kemajuan dan perkembangan umat Islam di daerah itu. Fungsi khutbah Jumat dalam hubungannya dengan kegiatan sosial Islam sangat banyak, antara lain:

1. Pembinaan akhlak, ibadah dan akhlak

Materi khutbah adalah materi yang terkandung dalam al-Quran dan al-Hadits. Materi tersebut antara lain meliputi akidah, ibadah dan akhlak. Khutbah Jumat dilaksanakan satu minggu sekali, maka dengan demikian setiap waktu tersebt umat Islam yang hadir dalam kesempatan itu akan bertambah pengetahuan keagamaannya.

BACA JUGA: Bagaimana Cara Menebus Dosa karena Tinggalkan Shalat Jumat?

2. Menambah ilmu pengetahuan

Selain mendapat pengetahuan keagamaan yang disampaikan oleh khatib, jamaah shalat Jumat juga akan mendapatkan tambahan lima pengetahuan setiap hari Jumat karena khatib juga menyampaikan materinya, selain hal-hal yang berhubungan dengan ilmu keagamaan juga materi yang berhubungan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi.

https://s.shopee.co.id/W1zgA9JOC

3. Media informasi

Biasanya materi yang disampaikan khatib Jumat adalah hal-hal yang aktual, hangat dan menarik. Dengan demikian, jamaah Jumat akan senantiasa mendapatkan informasi-informasi yang baru dan menarik sehingga tidak kekuragan informasi.

BACA JUGA: Bagaima Sikap Istri Jika Suami Zina dengan Wanita Lain?

4. Media pendidikan dan latihan disiplin

Ketika khatib menyampaikan materinya, jamaah wajib mendengarkan apa-apa yang disampaikan itu. Tidak dibenarkan pendengar (mustami) berbicara atau bertanya kepada khatib. Hal ini hendaknya diusahakan dari awal dan akhir khutbah. Tidak mempunyai makna shalat Jumatnya, jika seseorang berbicara atau melarang orang lain yang berbicara, supaya diam. Ketentuan ini adalah sebagai latihan disiplin dan sabar yang dilaksanakan pada setiap hari Jumat. []

Sumber: Pendidikan Agama Islam untuk SMU dan SMK/Karya: Drs. H. Udin Wahyuddin/Penerbit: Bina Siswa

Ikuti Kami di Media Sosial:
Facebook: https://www.facebook.com/islampos.global.media
Instagram: : https://www.instagram.com/islamposcom/
Telegram: https://t.me/islamposgroupmedia
Tiktok: https://www.tiktok.com/@islamposmedia2
Youtube : https://www.youtube.com/@IslamposMedia-25/videos
Whatsapp Group : https://chat.whatsapp.com/IpX9u3UsWpnJiRcbau17XE

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *